BOJONEGORORAYA — Tenda besar, panggung megah, hingga gapura, sudah berdiri di Alun-Alun Bojonegoro, Selasa (16/6/2026) sore. Event Bojonegoro Wastra Batik Festival, siap digelar.
Sesuai rencana, salah satu pameran batik dan kerajinan terbesar di Jawa Timur (Jatim) itu akan dibuka Rabu (17/6/2026) besok. Selama empat hari. Berakhir pada Sabtu (20/6/2026) mendatang.
Kepala Disbudpar Bojonegoro Elzadeba Agustina mengatakan, Bojonegoro Wastra Batik Festival kali ini mengusung tema Wastrane Bojonegoro Membumi lan Ngamboro ing Bawono.
Event tersebut merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya batik khas Bojonegoro atau Batik Jonegaran. Sekaligus, penguatan sektor ekonomi kreatif di Bojonegoro.
Maka, sudah tentu Bojonegoro Wastra Batik Festival melibatkan para perajin batik di Bojonegoro. Mulai batik tulis dan batik cap. Juga melibatkan para perajin nonbatik.
‘’Melalui Bojonegoro Wastra Batik Festival, Pemkab Bojonegoro berkomitmen mendorong pelestarian, pengembangan, dan promosi batik,” ujarnya, Jumat (12/6/2026) lalu.
Elzadeba meneruskan, Bojonegoro Wastra Batik Festival juga diharap menjadi ruang kolaboratif. Membuka peluang antarperajin dan publik luas dalam karya, inovasi, serta pemasaran.
Terpisah, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Bojonegoro Dian Setyatiningsih mengemukakan, total ada 109 stand atau bidak dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival.
‘’Sebanyak 69 stand berada di dalam tenda atau indoor. Sementara 40 stand di luar tenda atau outdoor,’’ ujarnya kepada Bojonegoro Raya, Selasa (16/6/2026) sore.
Sebanyak 109 stand tersebut, akan menjadi ruang pameran sekaligus lapak batik, aneka kerajinan, hingga kuliner dari Bojonegoro. Juga dari daerah lain di Jatim dan Jawa Tengah (Jateng).
‘’Yang khusus dari Bojonegoro, sedikitnya ada 20 stand. Dalam naungan Dekranasda Bojonegoro,’’ imbuhnya.
Sementara itu, partisipasi untuk Bojonegoro Wastra Batik Festival juga datang dari perusahaan hulu minyak dan gas (migas) di Bojonegoro. Yakni, Pertamina EP Cepu (PEPC).
Humas PEPC Zona 12 Wulan Purnamawati mengatakan, UMKM batik binaan pihaknya memastikan diri sebagai partisipan Bojonegoro Wastra Batik Festival.
‘’Ya, UMKM Batik Sekar Rinambat (binaan PEPC Zona 12, red) ikut meramaikan Bojonegoro Wastra Batik Festival,’’ tuturnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Selasa (16/6/2026) sore.
Terkini, stand ditempati UMKM Batik Sekar Rinambat telah siap. Berderet dengan stand UMKM atau para perajin batik lain dari Bojonegoro maupun daerah lain di Jatim dan Jateng.
Untuk diketahui, Bojonegoro Wastra Batik Festival bukan saja pameran batik dan kerajinan. Namun, turut diisi ragam acara. Mulai workshop, peragaan busana, hingga konser musik. (sab/kza)

