Rapat Paripurna Istimewa Sertijab Setyo Wahono–Nurul Azizah, Dihadiri Khofifah

04/03/2025
BERGANTI: Adriyanto dan Setyo Wahono saat sertijab dalam rapat Paripurna Istimewa di DPRD Bojonegoro, Selasa (4/2/2025) pagi. (Foto: Pemkab Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA – Legitimasi Setyo Wahono dan Nurul Azizah sebagai pasangan Bupati-Wakil Bupati Bojonegoro periode 2025-2030, semakin kuat.

Keduanya telah mengikuti serah terima jabatan (sertijab) yang digelar dalam rapat Paripurna Istimewa di DPRD Bojonegoro, Selasa (4/3/2025) pagi.

Alias, Bupati-Wakil Bojonegoro diusung 14 partai politik itu telah menerima penyerahan memori jabatan dari Adriyanto selaku Pj Bupati Bojonegoro sebelumnya.

Segenap pimpinan dan anggota DPRD Bojonegoro, para birokrat Pemkab Bojonegoro, Forkopimda Bojonegoro, dan para tamu undangan, hadir dalam rapat itu.

Yang spesial, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa juga hadir dalam agenda berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Bojonegoro tersebut.


Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar mengatakan, dengan sertijab ini, Wahono dan Nurul sudah betul-betul resmi menjabat Bupati-Wakil Bupati Bojonegoro.

“Sudah melalui berbagai tahapan. Sudah konstitusional,” tegasnya saat memimpin rapat Paripurna Istimewa itu, Selasa (4/3/2025) pagi.

Umar berharap, Wahono dan Nurul lekas menjalankan aneka tugasnya secara all out. Sehingga, Bojonegoro segera bisa mencapai citanya.

“Yakni, Bojonegoro yang makmur dan membanggakan,” imbuh politikus muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Sementara itu, Wahono dalam pidato perdananya seusai sertijab menyampaikan banyak hal. Di antaranya, memaparkan visi-misi berikut program-program prioritasnya.

Wahono menandaskan, apa yang akan dilakukannya selama memimpin Bojonegoro  tidak akan terlepas dari arahan pemerintah pusat.

“Kami akan selalu bersinergi dengan pemerintah pusat. Program kami menyesuaikan Asta Cita yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.

Salah satunya, Wahono menegaskan, dia akan meningkatkan kualitas masyarakat Bojonegoro melalui pendidikan dan aneka pemberdayaan ekonomi.

Dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa mengemukakan hal serupa. Pemerintah pusat punya agenda besar untuk meningkatkan kualitas masyarakat.

Pemprov hingga pemkab perlu bersinergi dan terlibat aktif dalam mendukung agenda akbar itu di daerahnya masing-masing.

“Salah satunya program Makan Bergizi Gratis itu, kita semua harus mendukung,” tegasnya.

Khofifah menyebut, program Makan Bergizi Gratis telah dipikirkan matang sebelum direalisasikan. Ada studi dan referensinya dari berbagai negeri.

“Makan Bergizi Gratis tujuannya sangat bagus. Memperbaiki gizi generasi, agar lebih berkualitas,” pungkasnya. (sab/kza)

Baca Juga :  Kejar Target Akhir Februari, Pemutakhiran DTSEN Masih 55 Persen, DPRD Minta Segera Tuntas
error: Content is protected !!