Puluhan Pelajar SMPN 1 Tambakrejo Tidak Libur Minggu, Pilih Asyik Belajar Jurnalistik

TIDAK LIBUR: Para pelajar SMPN 1 Tambakrejo saat mengikuti Workshop Jurnalistik, Minggu (26/10/2025) pagi. (Foto: Agus Prasetyo/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA — Suasana sepi menyelimuti kebanyakan sekolah di Bojonegoro, Minggu (26/10/2025) pagi. Tidak ada aktivitas. Hanya dedaunan jatuh gugur. Para pelajarnya sedang libur.

Di SMPN 1 Tambakrejo, Bojonegoro, suasananya tidak begitu. Kendati libur, sekolah tersebut tetap ramai pada Minggu (26/10/2025) pagi itu. Sebagian pelajarnya pilih masuk, asyik belajar jurnalistik.

Sediktinya, ada 30 pelajar SMPN 1 Tambakrejo yang asyik belajar jurnalistik pada Minggu (26/10/2025) pagi itu. Mereka anggota Ekstrakulikuler Jurnalistik. Kelas 7, 8, hingga 9. Seragam batik melekat pada badan.

Jurnalis Bojonegoro Raya Yusab Alfa Ziqin menjadi ‘guru’ dalam pembelajaran nonformal yang berlangsung di Aula SMPN 1 Tambakrejo tersebut. Dia menyampaikan aneka materi tentang berita, opini, hingga fotografi.

Sepanjang berlangsung, para pelajar Ekstrakulikuler Jurnalistik SMPN 1 Tambakrejo antusias mengikuti pembelajaran nonformal bertajuk Workshop Jurnalistik bertema Menggali Potensi, Meraih Prestasi dimaksud.

Pada setiap submateri, para pelajar SMPN berlokasi di tusuk sate Jalan Poros Desa Gamongan—Bakalan, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro itu aktif bertanya. Juga mempraktikkannya hingga Minggu (26/10/2025) jelang sore.

Marcela Aulia Khairani salah satu pelajar SMPN 1 Tambakrejo mengikuti Workshop Jurnalistik itu. Dia dan teman-temannya senang. Dapat banyak wawasan baru tentang jurnalistik melalui workshop tersebut.

‘’Wawasan baru ini akan jadi bekal kami dalam membuat berita yang lebih benar dan bagus. Untuk mengisi majalah digital kami. Namanya Dinamika Spensata. Terbit sebulan sekali,’’ ujarnya.

Guru Bahasa Indonesia sekaligus Pembina Ekstrakulikuler Jurnalistik SMPN 1 Tambakrejo Wenny Eka Muliyasari bersyukur atas terselenggaranya Workshop Jurnalistik untuk para anak didiknya itu.

‘’Semoga, materi dalam workshop ini dapat dipahami anak-anak didik kami. Bermanfaat untuk mereka dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan jurnalistiknya di sekolah ini,’’ harapnya.

Untuk diketahui, Ekstrakulikuler Jurnalistik di SMPN 1 Tambakrejo dirintis sejak 2022. Aneka karyanya dimuat dalam majalah digital Dinamika Spensata. Lihat di sini. Mereka juga aktif di Instagram @jurnalistik_spensata1.

Baca Juga :  Jurnalistik Bersemai di SMPN 1 Kalitidu Bojonegoro, Diminati Puluhan Pelajar

Guru Informatika SMPN 1 Tambakrejo Donny Aulia Arrohman mengemukakan, beragam produk jurnalistik disajikan Ekstrakuliker Jurnalistik SMPN 1 Tambakrejo merupakan murni karya mandiri.

‘’Yang liputan berita hingga mendesain tampilan majalah Dinamika Spensata, adalah mereka sendiri. Kami hanya membimbing saja,’’ tutur guru muda kelahiran 1997 itu. (sab/kza)

error: Content is protected !!