BOJONEGORORAYA — Sejumlah pejabat Pemkab Bojonegoro akan segera pindah posisi. Terkena gelombang mutasi.
Sesuai jadwal, rotasi jabatan birokrasi tersebut akan bergulir pada Rabu (28/1/2026) besok. Pagi. Pukul 06.30 WIB.
Yang unik, mutasi itu tidak digelar di Pendapa Malawapati atau Ruang Angling Dharma sebagaimana biasanya.
Melainkan, akan dihelat di Kayangan Api turut Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Di tengah hutan jati.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Hari Kristianto membenarkan hal itu.
Dia mengemukakan, Kayangan Api dipilih karena alasan tertentu. Bukan semata-mata. Ada makna dan filosofinya.
Kayangan Api, terang Hari, merupakan api abadi. Simbol semangat dan kekuatan yang tidak pernah padam.
‘’Representasi tekad birokrasi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,’’ ujarnya kepada Bojonegoro Raya, Selasa (27/1/2026) malam.
Lain itu, lanjut Hari, mutasi di Kayangan Api merupakan salah satu langkah untuk mengentalkan Geopark Bojonegoro.
‘’Kayangan Api merupakan geosite Geopark Bojonegoro. Destinasi wisata unggulan Bojonegoro,’’ imbuhnya.
Perihal isi mutasi, birokrat alumnus Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) itu belum mengemukakan.
Berapa pejabat akan pindah posisi terdampak mutasi dan siapa saja nama mereka, masih rahasia. (sab/kza)

