BOJONEGORORAYA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro menyiapkan program Kedewan Geopark Trip (KaGeT), pengembangan wisata berbasis geopark dan potensi lokal.
Sebagai bagian dari tahapan persiapan KaGet, Disbudpar Bojonegoro menggelar simulasi perjalanan wisata di wilayah Kecamatan Kedewan, pada Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan itu melibatkan Tim LPPM IKIP Bojonegoro, pemerintah kecamatan, pemdes,, pokdarwis, pengelola destinasi, pelaku wisata, hingga tokoh masyarakat di Kecamatan Kedewan.
Simulasi memastikan kesiapan jalur perjalanan, kenyamanan peserta, koordinasi antartitik destinasi, serta kualitas pelayanan wisata yang nantinya akan diberikan kepada pengunjung.
Selain itu, kegiatan terseut juga menjadi langkah evaluasi terhadap potensi-potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik unggulan Geopark Bojonegoro.
Kepala Disbudpar Bojonegoro Elzadeba Agustina menyampaikan, KaGeT bukan agenda wisata biasa. Namun, juga media edukasi dan promosi potensi geologi, budaya, sejarah, dan ekonomi kreatif masyarakat lokal.
“Melalui KaGeT, kami ingin menghadirkan pengalaman wisata berbeda. Peserta tidak hanya menikmati perjalanan tetapi juga mengenal kekayaan geopark, budaya lokal, serta potensi desa-desa wisata di Kecamatan Kedewan,” ujarnya.
Program KaGeT diharapkan mampu menjadi salah satu ikon wisata edukatif dan petualangan yang dapat menarik minat wisatawan, memperkuat promosi Geopark Bojonegoro di regional maupun nasional.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemkab Bojonegoro optimistis KaGeT akan menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. (*)

