BOJONEGORORAYA – Hari pertama dibuka, Senin (11/5/2026) pendaftar jalur domisili atau zonasi pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) di SMPN 3 Bojonegoro melebihi kuota.
Bahkan, SMPN beralamat di Jalan Raya Dander, Desa Mojoranu, Bojonegoro, tersebut harus mengeleminasi 52 siswa. Pendaftar yang tereleminasi mendaftar via online.
‘’Untuk hari pertama ini, pendaftarnya termasuk banyak. Sudah penuh kuotanya. Bahkan, kami harus mengeleminasi 52 siswa,” tutur Kepala SMPN 3 Bojonegoro Abdul Ghofur kepada Bojonegoro Raya.
Menurut Ghofur, pagu untuk jalur domisili sudah penuh. Terisi siswa yang jarak rumah ke sekolah rerata sekitar 2 kilometer (km) hingga 3 km.
Sementara, 52 siswa tereleminasi tersebut jaraknya lebih jauh dari pendaftar yang diterima.
‘’Pendaftar paling jauh kami rekap tadi ada yang 7 kilometer jarak dari rumah ke sekolah,” jelasnya.
Total SPMB 256 Siswa, 8 Rombel
Ghofur membeberkan, pada SPMB tahun ini pagu keseluruhan berjumlah 256 siswa. Terdiri 8 rombongan belajar (rombel). Pada SPMB jalur sebelumnya, hanya kurang satu kursi belum terisi.
“Jalur mutasi kemarin kurang satu siswa. Dari 13 kuota, hanya terisi 12 siswa. Untuk jalur afirmasi dan prestasi terisi penuh,” bebernya.
Menurut Ghofur, SPMB tahun ini di SMPN 3 membludak. Lebih banyak daripada tahun sebelumnya. Adapun pada 2025 lalu, masih terdapat pagu yang tidak terpenuhi.
“Untuk jalur zonasi buka pada tanggal 11-13 Mei. Semua rombel sudah terisi,” tutupnya. (man/kza)


