Kisah Pendidikan dari Pedalaman Gondang (5)

Tiga Mapel tanpa Guru, Butuh Tambahan Buku

MENCURAHKAN ILMU: Salah satu guru SMPN 2 Gondang saat mengajar di kelas. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

PADA 2026 ini, ada 12 guru di SMPN 2 Gondang. Mereka mengampu aneka mata pelajaran. Sebagaimana umumnya, di antaranya ada yang merangkap sebagai wali kelas.

Yang tidak umum, SMPN 2 Gondang ternyata kekurangan guru mata pelajaran (mapel). Ada tiga mapel di sekolah itu yang bergulir tanpa guru definitif.

Ketiganya ilmu pengetahuan sosial (IPS), pendidikan agama Islam (PAI), dan Bahasa Jawa. Sebentar lagi, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn) akan kosong pula.

Hal itu diutarakan Guru Bahasa Inggris SMPN 2 Gondang Hendrik Purwo Irawan. Dia menjelaskan, guru Bahasa Indonesia dan Pkn di sekolahnya dipromosikan sebagai kepala sekolah.

‘’Sebentar lagi keduanya dilantik. Meninggalkan sekolah ini,’’ ujarnya kepada Bojonegoro Raya di sekolahnya, Rabu (22/4/2026) pagi.

Guru Bahasa Indonesia SMPN 2 Gondang Prawoto membenarkan hal itu. Tidak lama lagi, dia akan meninggalkan SMPN 2 Gondang. Tinggal menunggu waktu.

‘’Pelantikannya kapan, belum tahu,’’ tuturnya kepada Bojonegoro Raya, Kamis (23/4/2026) malam.

Perihal SMPN 2 Gondang yang kekurang­an guru tersebut, Prawoto berprasangka baik pada Pemkab Bojonegoro. Tentu telah menjadi atensi dan dicari solusi.

‘’Sebelumnya, guru olahraga di SMPN 2 Gondang juga kosong. Akhir 2025 kemarin, sudah terisi,’’ imbuhnya.

Guru sempat merangkap sebagai Waka Kurikulum SMPN 2 Gondang cukup lama itu menambahkan harapan: perpustakaan SMPN 2 Gondang memiliki lebih banyak buku.

‘’Saat ini, jumlah siswa-siswi lebih banyak dari pada jumlah buku di perpustakaan itu,’’ ungkapnya.

Sehingga, mantan guru SMAN 2 Bojonegoro tersebut mengemukakan, program 15 menit baca buku sebelum jam pembelajaran, tidak bisa digulirkan serempak.

‘’Kami berharap ada tambahan buku untuk perpustakaan kami. Terutama, buku-buku motivasi,’’ imbuhnya.

Menurut Prawoto, buku-buku motivasi seperti berisi kisah-kisah orang sukses, pen­ting bagi siswa-siswi SMPN 2 Gondang. Kala dibaca, bisa membesarkan hati mereka.

Baca Juga :  Sekolah Naik Perahu ke Blora, demi Ilmu yang Membara

‘’Dapat meningkatkan motivasi mereka dalam bercita-cita,’’ pungkas calon magister di Universitas Negeri Surabaya itu. (sab/kza)

— Artikel ini bagian dari Majalah Pintar yang diterbitkan Bojonegoro Raya, Sabtu (2/5/2026) lalu. Menepati Hari Pendidikan. Beredar digital, dalam format pdf dan flipbook.

error: Content is protected !!