ADPMET Gelar Rakernas, Bupati Wahono Pertegas Peran Bojonegoro dalam Ketahanan Energi Nasional

16/10/2025
SINERGI: Bupati Wahono saat menghadiri Rakernas ADPMET di Kampus PEM Akamigas, Kamis (16/10/2025). (Foto: Prokopim Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA — Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Kamis (16/10/2025).

Rakernas di Kampus PEM Akamigas, Cepu, Blora itu mengangkat tema “Sinergi dan Kolaborasi untuk Ketahanan dan Keberlanjutan Energi Nasional”.

Sebanyak 35 kepala daerah penghasil migas dan energi terbarukan se-Indonesia hadir. Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menjadi salah satunya.

Bupati akrab disapa Wahono itu bersamuh dengan para hadirin lain. Dia terlibat diskusi, berkompak memperkuat sinergi dan kolaborasi.

Adapun, Gubernur Jambi Al Haris jadi pemimpin rakernas itu. Gubernur Jambi dua periode tersebut merupakan Ketua Umum ADPMET.

Dalam sambutan, Al Haris menyampaikan, Rakernas ADPMET guna mempererat sinergi dan kolaborasi antaranggotanya dalam menyikapi isu-isu sektor energi.

Politikus PAN itu juga menekankan, pemerintah daerah penghasil migas dan energi terbarukan berperan penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Daerah penghasil migas harus menjadi motor penggerak kemandirian energi nasional,” tegasnya, Kamis (16/10/2025).

Lebih lanjut, dia mengajak para terkait saling arif dalam mengelola sumber daya alam energi. Dampak baiknya harus disalurkan adil dan berkelanjutan.

Salah satunya, Al Haris menyoroti pentingnya implementasi Keputusan Menteri (Kepmen) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025.

Kepmen tersebut memberikan ruang lebih luas bagi daerah dalam mengelola sumber-sumber energi secara mandiri dan meningkatkan lifting migas nasional.

“Itu sudah haknya daerah. Harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Ketua panitia rakernas sekaligus Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan seluruh peserta rakernas.

“Kami berharap rakernas ini menghasilkan rekomendasi konkret bagi penguatan tata kelola energi di daerah,” imbihnya.

Sementara itu, Bupati Wahono memberi penegasan bahwa Pemkab Bojonegoro berkomitmen mendukung ketahanan energi nasional.

Baca Juga :  Refleksi Satu Tahun Bupati Wahono dan Wabup Nurul Azizah, Harmoni Merekah

Dia akan menahkodai Pemkab Bojonegoro agar terus bersinergi dan berkolaborasi dengan para terkait. Urun peran dalam tata kelola energi nasional.

“Dan, memastikan keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat,” lanjut bupati kelahiran 1972 itu.

Untuk diketahui, selain para kepala daerah, Rakernas ADPMET itu juga dihadiri para perwakilan BUMD sektor energi, akademisi, dan mahasiswa. (sab/kza)

error: Content is protected !!