BOJONEGORORAYA – Atlet angkat besi Bojonegoro bernyali dalam gelaran Porprov 2025. Nyala prestasi dan medali. Cabang olahraga (cabor) angkat besi dan angkat berat menjadi andalan kontingen Bojonegoro meraih pundi-pundi medali di Porprov 2025. Realistis.
Terlebih atlet andalan angkat besi dan angkat berat semakin percaya diri. Latihan seminggu hingga lima kali. Asupan gizi dan protein terjaga untuk kebugaran atlet jelang bertanding.
Porprov 2023, cabor angkat besi dan angkat berat menyumbang 17 medali untuk Kontingen Bojonegoro. Terbanyak. Meliputi 3 emas, 11 perak, dan 3 perunggu.
‘’Porprov 2025 di Malang Raya ini, target kami tentu ingin lebih bagus. Porprov sebelumnya (2023) dapat 17 medali dengan tiga emas. Tentu, menjadi torehan bagus. Harus lebih baik Porprov 2025 ini,’’ tutur Ketua Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Bojonegoro Zubaidi, Selasa (18/6/2025).
Zubaidi mengatakan, Porprov 2025 ini mengirim 20 atlet. Meliputi 14 atlet angkat besi. Dan, 6 atlet angkat berat. Semua bersiap bertanding dan berprestasi dengan meraup medali.

Siapkan Deretan Atlet Berprestasi Putra dan Putri
Deretan atlet andalan angkat besi dan angkat berat Bojonegoro. Meliputi Agsti Restu Utami, Pretty Yuvita Kartika Sari, Nuruhul Kahfi, Fauzan Akbar, M. Iqbal Hartanto, Ahmad Sugianto, dan Geovani.
‘’Agsti Restu Utami dan Pretty Yuvita Kartika Sari ini andalan di angkat besi dan angkat berat putri,’’ tutur Zubaidi.
Zubaidi yakin Agsti dan Pretty Kartika bisa kembali bersaing dan meraih medali. Latihan rutin dan intensif. Serta berdasar data dan capaian porprov sebelumnya.
Agsti juga berlaga di kelas 64 kg. Agsti pada Porprov 2023 menyumbang tiga medali emas. Sebuah torehan membanggakan. Dan, Agsti siap mempertahankan medali.
Pretty Kartika Sari meraih tiga medali perak pada Porprov 2023. Namun, Pretty pada Porprov 2022 juga menyumbang emas untuk kontingen Bojonegoro. Atlet andalan Bojonegoro ini berlaga di kategori satch. Juga, berlaga di kategori clean and jerk.
Untuk kelas 61 kilogram (kg), PABSI Bojonegoro mengandalkan Nuruhul Kahfi dan Fauzan Akbar. Sementara kelas 79 kg, mengandalan “si tangan besi” Geovani.
Lagi-lagi, “si tangan besi” Iqbal juga menjadi tumpuan meraup medali. Zubaidi mengatakan, Iqbal diprediksi bisa bersaing dan meraih medali emas dan perak kategori snatch. Juga, kategori clean and jerk.
Ahmad Sugianto juga menjadi target dua medali emas dalam Porprov 2025. Atlet angkat berat ini bertanding di kelas 73 kilogram.
View this post on Instagram
Jalani Puslatda sejak Januari, Asupan Gizi dan Protein
Zubaidi mengatakan, atlet angkat besi dan angkat berat Bojonegoro telah menjalani pemusatan latihan. Sejak Januari 2025, menjalani puslatda. Latihan intensif di Klub Gladiator, persisnya Jalan Panglima Polim, Bojonegoro.
‘’Latihan hampir tiap hari. Hanya Kamis dan Minggu libur latihan,’’ tutur pria bertugas di BPN tersebut.
Selain latihan, Zubaidi memastikan pihaknya juga memantau asupan gizi dan protein para atlet. Misalnya, asupan protein dengan mengonsumsi daging dan telur hampir tiap hari.
‘’Asupan gizi dan protein ini penting untuk atlet angkat besi dan angkat berat. Kami terus memantau,’’ tuturnya. (sab/kza)


