Arkeolog Ismail Lutfi Yakin Pernah Ada Candi di Bojonegoro

UNGKAP SEJARAH: Ismail Lutfi saat menjadi pemateri dalam Seminar Sejarah Bojonegoro di Museum Rajekwesi. (Dok. Komunitas Bojonegoro History)

BOJONEGORORAYA — Sejauh ini, belum ditemukan candi di Bojonegoro. Namun, berdasarkan sejumlah peninggalan arkeologis ditemukan di Bojonegoro, pernah ada candi di Bojonegoro.

Hal tersebut diutarakan arkeolog Ismail Lutfi saat menjadi pemateri dalam Seminar Sejarah Bojonegoro di Museum Rajekwesi, perkotaan Bojonegoro, Sabtu (12/9/2026) pagi.

‘’Pasti pernah ada candi di Bojonegoro,’’ yakin Ismail Lutfi dalam seminar bagian dari Pameran Temporer diselenggarakan Komunitas Bojonegoro History itu.

Sejumlah bukti memastikan adanya candi di Bojonegoro ialah ditemukannya arca ganesha dan agastya di Bojonegoro. Kini, dua arca tersebut disimpan di Museum Rajekwesi. Menjadi koleksi.

Arkeolog senior ini menerangkan, candi di Bojonegoro dimaksudnya bercorak Siwa. Ada tiga arca pakem atau lazim menjadi bagiannya. Yakni, arca durga suramardini, ganesha, dan agastya.

‘’Di Bojonegoro ditemukan arca ganesha dan agastya. Jadi, pasti pernah ada candi di sini,’’ jelas arkeolog juga dosen di Universitas Negeri Malang itu.

Pun, Ismail Lutfi meneruskan, sejarah klasik Bojonegoro tidak melulu berkaitan dengan Kerajaan Majapahit—sebagaimana branding lama Bojonegoro The Corner of Majapahit.

‘’Sejarah Bojonegoro juga terdeteksi sejak sebelum Majapahit. Bahkan, sejak (Kerajaan, red) Medang,’’ tutur arkeolog kelahiran Klaten ini.

Ismail Lutfi mendorong para pegiat sejarah dan pemerintah terus berkolaborasi menelisik riwayat masa lalu Bojonegoro. Keberadaan Bengawan di Bojonegoro adalah hal berharga.

Di tepi Bengawan, kata dia, banyak sisa masa lalu bisa ditemukan. Sebab, tepi sungai adalah pusat peradaban lama. Hal itu bukan di Jawa saja. Tapi juga Indonesia, Asia, bahkan Eropa.

‘’Di mana-mana, pusat peradaban lama selalu berada di tepi sungai,’’ tandas Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Jawa Timur ini.

Sekadar diketahui, waktu dan lokasi penemuan arca ganesha dan agastya yang kini tersimpan di Museum Rajekwesi, masih misteri. Tidak ada keterangan pasti di Museum Rajekwesi. (sab/kza)

Baca Juga :  Sejarah Adalah Identitas, Buku Historiografi Ki Andong Sari Menjadi Penegas