Buku Historiografi Ki Andong Sari akan Tersedia di Perpusda, Masuk Aplikasi e-Maos

URUN BICARA: Titis Anganten Wijayanti saat menghadiri Sarasehan dan Bincang Buku Historiografi Ki Andong Sari, Rabu (15/7/2026) malam. (Foto: Lukman Hakim/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Bojonegoro mengapresiasi terbitnya buku-buku tentang Bojonegoro. Apalagi, jika buku itu karya penulis Bojonegoro.

Hal itu sebagaimana apresiasi Dispersip Bojonegoro atas terbitnya buku Historiografi Ki Andong Sari. Buku yang menyingkap sejarah leluhur dan budaya Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro.

Kepala Bidang Perpustakaan Dispersip Bojonegoro Titis Anganten Wijayanti tampak senang betul atas terbitnya buku disusun Pemerintah Ledok Kulon bersama Bojonegoro Raya itu.

Dia hadir dalam Sarasehan dan Bincang Buku Historiografi Ki Andong Sari di Pendapa Balai Kelurahan Ledok Kulon, Rabu (15/7/2026) malam. Wajahnya berseri. Antusias sekali.

Dalam agenda itu, Titis Anganten Wijayanti juga urun bicara. Dia menyampaikan, buku Historiografi Ki Andong Sari patut menjadi koleksi Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro.

‘’Buku ini literasi baru atas sejarah-budaya Bojonegoro. Khususnya, mengenai Ki Andong Sari dan Ledok Kulon,’’ tuturnya.

Titis sapaannya mengemukakan, dalam buku Historiografi Ki Andong Sari, banyak hal anyar mengenai sosok Ki Andong Sari dan tlatah Ledok. Lebih lengkap dan mendalam.

‘’Isi buku ini berbeda dari cerita (Ki Andong Sari, red) yang ada, atau sudah kami ketahui sebelumnya,’’ imbuhnya.

Mantan Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudyaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoto itu nyuwun restu memasukkan buku Historiografi Ki Andong Sari ke Perpusda Bojonegoro.

‘’Yang versi cetak masuk perpusda. Yang digital masuk e-Maos, aplikasi baca buku digital milik dispersip,’’ terangnya.

Perempuan kelahiran 1982 ini mendorong desa/kelurahan lain punya buku serupa Historiografi Ki Andong Sari. Sehingga, riwayat masing-masing desa/kelurahan, terdokumentasi. Lestari.

‘’Kami sangat mendukung, sangat senang dengan hadirnya buku-buku seperti ini,’’ ungkapnya.

Lurah Ledok Kulon Anton Simbolon menyampaikan terima kasih atas apresiasi Dispersip Bojonegoro terhadap terbitnya buku Historiografi Ki Andong Sari.

‘’Kami sangat menyambut baik jika buku ini menjadi koleksi perpusda. Monggo,’’ tuturnya dalam acara yang sama.

Baca Juga :  Perputaran Uang di Bojonegoro Wastra Batik Festival Tembus Rp 1 Miliar

Dengan menjadi koleksi Perpusda Bojonegoro dan masuk e-Maos, Anton Simbolon menyebut, tentu buku tersebut bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Kian luas manfaatnya.

Project Officer Buku Historiografi Ki Andong Sari Khorij Zaenal Assrori menuturkan hal senada. Dia menambahkan, buku Historiografi Ki Andong Sari saat ini proses cetak kedua.

‘’Cetakan kedua ini (eksemplarnya, red) lebih banyak. Sekian di antaranya, akan kami serahkan ke perpusda,’’ ujarnya.

Pemimpin Redaksi Bojonegoro Raya itu memperkirakan, cetak kedua buku Historiografi Ki Andong Sari rampung dalam waktu dekat. Masih pada Juli 2026 ini.

Untuk diketahui, cetak kedua buku Historiografi Ki Andong Sari yang sedang proses saat ini, didukung Disbudpar Bojonegoro. Atas titah Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah. (sab/kza)

error: Content is protected !!