Gerai KMP Desa Campurejo Berhenti Operasi: Pekerja Sambat Gaji, Agrinas Tidak Jelas

TUTUP: Gerai KMP Desa Campurejo sepi, Jumat (3/7/2026) pagi. Berhenti beroperasi. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA — Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa datang ke Bojonegoro, Kamis (11/6/2026) lalu.

Keduanya mengunjungi Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Campurejo, perkotaan Bojonegoro. Belum genap sebulan pascakunjungan itu, Gerai KMP Desa Campurejo, tutup.

Kabar tidak mengenakkan itu disampaikan Kepala Desa (Kades) Campurejo Edi Sampurno. Kata dia, gerai KMP di desanya kini resmi ditutup. Berhenti beroperasi.

‘’(KMP Desa Campurejo, red) Ditutup mulai hari ini,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Jumat (3/7/2026) pagi.

Penutupan Gerai KMP Desa Campurejo, kata Edi, disebabkan aneka hal. Di antaranya, gaji para pekerja gerai KMP tidak jelas. Minim. Di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bojonegoro.

‘’Gaji mereka jauh dari harapan. Bervariasi. Mulai Rp 76 ribu hingga Rp 1,4 juta,” ungkap Edi.

Asal pangkal ketidakjelasan gaji itu ialah, hingga kini tidak ada surat kontrak atau perjanjian kerja antara pekerja Gerai KMP Desa Campurejo dengan PT Agrinas Pangan Nusantara.

‘’Mereka juga tidak dapat asuransi BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan,’’ imbuhnya.

Ditambah, lanjut Edi, pendapatan dari operasional Gerai KMP Desa Campurejo harus disetor ke PT Agrinas Pangan Nusantara. Tidak dikelola sendiri oleh manajemen KMP Desa Campurejo.

Berkaca pada itu, Edi mafhum jika para pekerja Gerai KMP Desa Campurejo akhirnya mutung dan mengakhiri operasi gerai. Mereka cemas. Banyak yang tidak jelas.

Salah satu pekerja Gerai KMP Desa Campurejo membenarkan gerai KMP-nya tutup mulai Jumat (3/7/2026) ini. Pekerja enggan disebut namanya itu kecewa dengan PT Agrinas Pangan Nusantara.

‘’Nasib kami benar-benar tidak jelas. Kami putuskan (Gerai KMP Desa Campurejo, red) ditutup,’’ geramnya.

Baca Juga :  DBHCHT Bojonegoro Turun Drastis, Hanya Rp 64,4 miliar

Menurut dia, Gerai KMP Desa Campurejo akan dipertimbangkan untuk buka atau beroperasi lagi ketika petunjuk teknis (juknis) dan kontrak kerja mereka sudah betul-betul jelas. (sab/kza)

error: Content is protected !!