Oleh: Abdulloh Umar
Amirul Haj Bojonegoro, Ketua DPRD Bojonegoro
——————-
BOJONEGORORAYA — Hari-hari menjelang puncak Haji 2025 tentu semakin sahdu. Khusyuk. Jemaah haji Bojonegoro semakin tertata niat untuk menghadap panggilan ibadah dari Allah SWT.
Jemaah haji asal Bojonegoro sudah menanti puncak haji mulai Kamis (5/6/25) nanti. Rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Penantian dan kerinduan semakin membuncah.
Jemaah haji semakin menjaga kesehatan. Menyimpan energi. Merawat daya tubuh. Dan, menguatkan niat menuju puncak haji hingga Salat Idul Adha mendatang.
Dengung kalimat talbiyah sudah tidak bisa lepas dari bibir-bibir jemaah haji. Berdoa. Berdzikir untuk semua jemaah agar sukses dan lancar dalam menjalani puncak haji di Armuzna.
Laporan jemaah haji Bojonegoro, sampai saat ini kondisinya baik. Semua fight untuk menjalani puncak haji. Semua jemaah haji sudah persiapan Armuzna.
Bagaimana dengan jemaah haji memakai kursi roda? Tentu, semua mata akan tertuju pada jemaah usia lanjut dan memakai kursi roda. Melihat gelombang jemaah dalam rangkaian ibadah puncak haji di Armuzna cukup banyak.
Dalam hal rangkaian Armuzna, Kementerian Agama (Kemenag) telah membuat aneka langkah. Salah satunya, mengeluarkan kebijakan haji dengan program Murur.
Yakni, layanan khusus bagi maksimal 25 persen jemaah haji Indonesia yang berisiko tinggi (risti) untuk melewati Muzdalifah tanpa turun dari kendaraan. Persisnya, pada malam 10 Dzulhijjah setelah Wukuf Arafah.
Siapa saja, jemaah kategori risti ini? Tentu, jemaah haji kategori usia lanjut (lansia), difabel, obesitas, memakai kursi roda, dan yang memakai pendamping.
Pelaksanaannya melibatkan pengaturan transportasi bertahap. Termasuk pendampingan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan syarikah. Serta, koordinasi teknis ketat mulai validasi peserta hingga pemantauan kedatangan di Mina.
Rangkaian program tersebut, tentu tidak hanya memudahkan pelaksanaan ibadah, tetapi juga melindungi kondisi fisik. Serta melindungi psikologis jemaah yang rentan.
Semoga pelaksanaan puncak haji di Armuzna ini berjalan lancar. Jemaah haji dalam lindungan Allah SWT, terutama jemaah haji risti.
Adapun, berdasar data dihimpun, total jemaah haji asal Bojonegoro pada tahun 2025 ini berjumlah sekitar 1.676 orang. (*/kza)


