Koloni Lalat Serbu Permukiman di Bojonegoro, Imbas Peternakan Ayam

Ilustrasi koloni lalat. (Foto: Getty Image)

BOJONEGORORAYA — Masyarakat di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, dibuat resah oleh koloni lalat. Tepatnya masyarakat di Dusun Pipitan.

Serangga dengan jumlah tidak terhitung itu menyerbu permukiman mereka. Menyebabkan masalah lingkungan dan gejolak sosial.

Masyarakat menuding, koloni lalat yang menggangu lingkungan itu datang imbas peternakan ayam skala besar di dekat permukiman mereka.

Di media sosial, fenomena itu viral melalui video yang memperlihatkan rumah warga setempat penuh lalat. Baik di luar maupun di dalam rumah.

Nur, salah satu masyarakat Dusun Pipitan membenarkan kondisi di dusunnya itu. Dia menyebut, serbuan lalat sudah berlangsung sepekan terakhir.

Nur meneruskan, dia harus mengeluarkan upaya ekstra untuk menanggulangi gangguan dari koloni lalat tersebut. Misalnya, pasang jebakan lalat.

“Sehari bisa habis 20 lembar jebakan lalat,” ungkapnya, Selasa (9/9/2025).

Nur menegaskan, dia dan masyarakat Dusun Pipitan betul-betul merasakan kerepotan. Susah mandi, masak, makan, dan menyimpan makanan.

“Pokoknya jadi tidak nyaman. Banyak sekali lalatnya,” keluh Nur.

Kapolsek Baureno IPTU M. Soleh, membenarkan peristiwa di Dusun Pipitan itu. Kata dia, fenomena tersebut memang imbas peternakan ayam.

“Ada tiga kandang di dusun tersebut. Keberadaannya sudah lama,” ujarnya.

Sepanjang beropeasi, peternakan ayam itu belum pernah memunculkan masalah lingkungan separah saat ini. Tengaranya, sebelumnya tidak ada laporan serupa.

“Baru kali ini ada laporan,” imbuhnya.

Sementara ini, pihaknya turun ke Dusun Pipitan. Berupaya menangani masalah lingkungan dan sosial itu, meredam keresahan warga. (sab/kza)

Baca Juga :  Geopark Trail Run Sukses Digelar, Meriahkan Pengambilan Api Abadi HJB ke-348 di Kayangan Api
error: Content is protected !!