BOJONEGORORAYA — Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) Bojonegoro tampil membanggakan dan energik dalam Lomba Akademi ABC. Ibu-ibu KKI tersebut juara dua lomba masak Kreasi Sambal dengan platting kecap ABC. Yummy, masakannya penuh citarasa.
Lomba digelar di Pendapa Malawapati Pemkab Bojonegoro, Rabu (4/6/25) tersebut KKI tampil heboh. Memukau. Bikin Pendapa Malawapati berdetak dan ramai akan atraksi dari ibu-ibu KKI. Lomba Akademi ABC dibuka oleh Ketua TP PKK Ibu Dr. Hj. Cantika Wahono.
Yel-yel yang kompak dan seru. Memakai kebaya merah dan jarik batik kombinasi merah putih tersebut, ibu-ibu KKI yel-yel dengan lantang. Bikin pengunjung Pendapa Malawapati terkesima. Gerakannya kompak. Suaranya lantang.
Suporter KKI yang ikut melebur, kian menghentak. Memukau membuat ibu-ibu yang tampil kian bersemangat. Pendapa menjadi riuh. Ekspresi ibu-ibu yang beremangat. Sehat.
‘’Kami tampil seru. Benar-benar top markotop. Kompak,’’ kata Ketua KKI Bojonegoro Tri Astuti Handayani.

KKI Berupaya Sinergikan Program TP PKK
Menurut Nanin sapaan akrab Tri Astuti Handayani, DPC KKI Bojonegoro dalam gelaran acara kaum Hawa tersebut mengusung tema Berdaya dan Berbudaya. Tema tersebut menghiasi ragam lomba yang diikuti KKI.
Misalnya, lomba memasak memakai busana seragam dengan ciri khas budaya Indonesia. Juga, tampilan lomba jinggle dengan mengusung tema busana yang budaya Indonesia.
‘’Lomba jinggle yang kompak dan memukau,’’ tutur perempuan menjabat Rektor Universitas Bojonegoro (Unigoro) tersebut.
Dalam helatan Akademi ABC tersebut KKI masak iga bakar dari kecap ABC. Ibu-ibu KKI juga membuat puding salju dari sirup ABC.
Serta memasak cireng isi daging ayam dan saos ABC. Juga, rolade saos ABC. Masakan menjadi keren dengan adanya garnis yang bagus.
Ibu-ibu KKI Bojonegoro juga cekatan dalam memasak aneka sambal. Memakai uleg-uleg dengan semangat menghaluskan bumbu. Ibu-ibu kreatif KKI memasak nasi goreng.
‘’Ibu-ibu KKI memang tampil hebat. Berdaya dan berbudaya,’’ tutur Nanin.
View this post on Instagram
Menurut Nanin, ekspresi KKI dengan tema Berdaya dan Berbudaya ini merupakan kolaborasi sesuai program TP PKK. Juga, menjadi inspirasi ibu-ibu dalam menjalankan aktivitas rumah tangga. Kolaborasi.
Cekatan. Dan, Sigap. Ibu-ibu menjadi garda depan dalam konsumsi makan di rumah. Meracik makanan kaya akan gizi. Dan, mencegah stunting. (ags/kza)


