BOJONEGORORAYA — Lelang atau seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro seolah menjadi ajang yang angker. Menakutkan.
Sejak bergulir mulai Kamis (4/9/2025) lalu, lelang jabatan nomor satu bagi aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Bojonegoro itu sepi pendaftar.
Hingga Selasa (16/9/2025) malam, belum ada ASN mendaftar. Padahal, pendaftaran berakhir dua hari lagi. Rabu (17/9/2025) ini dan Kamis (18/9/2025) besok.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Hari Kristianto yang baru dilantik Selasa (16/9/2025) pagi, membenarkan hal itu.
“Masih belum ada (pendaftar, red),” ujarnya saat dikonfirmasi Bojonegoro Raya, Selasa (16/9/2025) malam.
Dua mantan Penjabat (Pj) Sekda Bojonegoro Andik Sudjarwo dan Djoko Lukito—dua ASN potensial—berbeda sikap perihal lelang jabatan strategis itu.
Andik Sudjarwo mengatakan, dia tidak akan daftar atau mengikuti lelang jabatan tersebut. Asisten Daerah (Asda) III Setda Bojonegoro itu punya alasan.
“Karena pertimbangan kesehatan,” ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Senin (15/9/2025) siang.
Terpisah, sikap Djoko Lukito masih misterius. Dikonfirmasi Bojonegoro Raya via pesan Whatsapp, Selasa (16/9/2025) malam, dia belum menjawab lugas.
Asda I Setda Bojonegoro itu hanya membalas pesan konfirmasi Bojonegoro Raya dengan empat buah emoticon tertawa. Sonder keterangan relevan.
Diketahui, kursi Sekda Bojonegoro kosong sejak September 2024. Nurul Azizah tidak tuntas mengemban jabatan itu karena berkontes di Pilkada Bojonegoro 2024.
Guna mengisinya, Djoko Lukito menjadi Pj Sekda Bojonegoro dua kali. Pada awal Oktober 2024—Januari 2025 dan medio Februari—Mei 2025.
Sedang, Andik Sudjarwo menjadi Pj Sekda Bojonegoro pada akhir Mei—Agustus 2025. Kini, jabatan Sekda Bojonegoro dipegang sementara oleh Kusnandaka Tjatur.
Dalam hal ini, Asda II Setda Bojonegoro itu juga berstatus Pj Sekda Bojonegoro sebagaimana sejawatnya: Djoko Lukito dan Andik Sudjarwo.
Dikonfirmasi perihal minatnya mendaftar lelang jabatan Sekda Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur belum merespon hingga berita ini rampung ditulis. (sab/kza)

