Program Makan Bergizi Gratis besutan Presiden Prabowo sudah sampai Bojonegoro. Sementara baru di perkotaan. Semerbak aromanya. Akan bergerilya hingga penjuru desa. Dikawal tentara.
BOJONEGORORAYA – Sejumlah koki tengah memasak di sebuah bangunan baru di Kompleks Taman Rajekwesi, perkotaan Bojonegoro, Senin (6/1/2024) dini hari. Mereka menanak nasi, meracik sup makaroni, mengoseng ayam teriyaki, dan menggoreng tahu krispi. Aroma aneka masakan itu pun semerbak. Menguar di sekitar bangunan baru bergenteng biru laut tersebut. Sedap.
Beberapa jam kala sudah matang, jemari sejumlah petugas bertopi, bercelemek, serta bersarung tangan serbabiru mengemas ragam olahan itu secara teliti dan rapi ke ribuan kotak makan berbahan stainless steel. Ada potongan melon dan sekotak kecil susu sapi asal Pujon, Malang, juga masuk ke kotak makan disebut ompreng tersebut.
Ketika pengemasan sudah rampung, ribuan ompreng itu kemudian ditata. Petugas melangsirnya ke mobil boks. Pedal gas diinjak. Mobil meluncur ke beberapa sekolah dan posyandu, membagi ribuan ompreng itu secara sistematis. Dalam rangka program Makan Bergizi Gratis besutan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka.
Senin (6/1/2025) pagi itu, jadi tempo perdana realisasi program Makan Bergizi Gratis di Bojonegoro. Bangunan baru bergenteng biru di Taman Rajekwesi, merupakan dapur besar penopang program tersebut. Tajuknya Dapur Sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Berdiri di atas tanah milik Kodim 0813 Bojonegoro. Diotoritasi Badan Gizi Nasional (BGN).
View this post on Instagram
Dalam seremoni hari perdana Makan Bergizi Gratis serta launching Dapur Sehat SPPG di depan dapur sehat itu Senin (6/1/2025) pagi, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim mengemukakan, hari perdana realisasi Makan Bergizi Gratis di Bojonegoro pada Senin (6/1/2025) itu berbarengan dengan seluruh daerah lain di Indonesia. Serentak.
Wabil khusus hari perdananya di Bojonegoro, Perwira TNI dari Korps Zeni TNI Angkatan Darat (AD) akrab disapa Hakim itu menyebut, Makan Bergizi Gratis menyasar sebanyak 2.996 penerima manfaat. Terdiri dari siswa PAUD hingga SMA/SMK/MA. Juga balita dan ibu hamil di wilayah perkotaan Bojonegoro.
Perwira Lapangan pernah bersinggungan dengan milisi Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Bumi Cendrawasih itu meneruskan, Dapur Sehat SPPG di Taman Rajekwesi merupakan dapur sehat pertama untuk menopang Makan Bergizi Gratis di Bojonegoro. Saban hari memproduksi sedikitnya 3.000 porsi makanan bergizi.
‘’Untuk jangka panjang, tentu akan ada penambahan dapur sehat lebih banyak lagi. Tersebar di berbagai titik,’’ jelasnya, Senin (6/1/2025) pagi.
Pin merah merupakan lokasi Dapur Sehat SPPG di Kompleks Taman Rajekwesi.
Hakim melanjutkan, penerima manfaat Makan Bergizi Gratis seantero Bojonegoro terdata sekitar 241.000 orang. Hitungan ideal, butuh 86 dapur sehat untuk mengaver. Lokasi dapur sehat tentu akan berpencar. Ada di setiap kecamatan. Sehingga, desa dan pelosok desa dapat terjangkau secara efektif-efisien.
“Dari Dinas Kesehatan Bojonegoro, nanti ada juga (dapur sehat, red). Sejalan upayanya menangani stunting. Jadi, total nanti ada sekitar 125 dapur sehat se-Bojonegoro,” imbuhnya.
Mantan Komandan Batalyon Zeni Tempur 5 Arati Bhaya Wighina itu menandaskan, Kodim 0813 Bojonegoro selalu siap mengawal BGN dalam realisasi Makan Bergizi Gratis di Bumi Rajekwesi. Dia berharap aneka pihak lain juga senantiasa mendukung. Agar lancar dan sesuai. Sebagaimana petunjuk dan harapan Presiden Prabowo Subianto.
Mulai Memasak Sejak Pukul 01.00, Sebulan 20 Menu
Kepala Dapur SPPG Taman Rajekwesi Friska Oktaviani Yashinta mengemukakan hal serupa. Kodim 0813 Bojonegoro merupakan pengawal utama Makan Bergizi Gratis di Bojonegoro. Satuan militer bermarkas di Jalan HOS Cokroaminoto, Bojonegoro itu telah memberi sumbangsih di berbagai bidang. Sejak perencanaan hingga realisasi sejauh ini.
‘’Kodim 0813 Bojonegoro merupakan mitra strategis kami,’’ tuturnya ditemui Bojonegoro Raya di Dapur Sehat SPPG Taman Rajekwesi, Rabu (8/1/2025) pagi.
Friska melanjutkan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dialami pihaknya dalam menopang Makan Bergizi Gratis. Saban hari, Dapur Sehat SPPG Taman Rajekwesi mulai memasak sejak dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Subuh, masakan itu sudah jadi. Dikemas ke ribuan ompreng, ditata, dilangsir ke mobil boks, dibagikan ke sekolah juga posyandu.
‘’Ada 51 personel di SPPG Taman Rajekwesi ini. Mayoritas bekerja di dapur,’’ imbuh Friska.

Magister lulusan Universitas Pertahanan (Unhan) itu menyebut, para pekerja di Dapur Sehat SPPG Taman Rajekwesi saban hari memasak 3.000 porsi makanan. Per porsi minimal senilai Rp 10.000. Menu makanan dimasak selalu berganti. Sesuai rencana ditetapkan olehnya dan jajaran. Salah satunya, seorang ahli gizi.
‘’Sementara ini, kami memiliki 20 menu makanan. Dalam sebulan, menu itu dimasak dan dibagikan bergantian. Terjadwal per hari,’’ terangnya.
Perihal bahan makanan yang akan dimasak di Dapur Sehat SPPG Taman Rajekwesi, Friska mengemukakan, pihaknya tidak perlu kelimpungan. Sudah ada pemasok. Siapa atau apakah pemasok bahan makanan itu merupakan badan usaha, perempuan kelahiran 1996 ini tidak mengemukakan. Itu soal lain.
‘’Yang pasti, mayoritas bahan makanan dipasok ke kami berasal dari lokal Bojonegoro. Tidak dari daerah lain,’’ imbuhnya.
Ihwal distribusi Makan Bergizi Gratis, Friska melanjutkan, ada empat personel bekerja. Mereka dua pasang sopir-asisten. Saban pagi pukul 08.00 WIB, mereka mengemudikan mobil boks jenis Grand Max pabrikan Daihatsu untuk mengantar ribuan ompreng ke sekolah serta posyandu. Sekali jalan, mengirim 1.060 ompreng. Sesuai kapasitas boks mobil.
‘’Lepas tengah hari, mereka jalan lagi. Menjemput ribuan ompreng yang dikirim pagi tadi. Di bawa ke sini (Dapur Sehat SPPG Taman Rajekwesi, red). Dicuci,” imbuhnya.

Perempuan asal Desa/Kecamatan Dander, Bojonegoro itu menyebut, seluruh aktivitas di Dapur Sehat SPPG Taman Rajekwesi diproyeksi sudah rampung pada sore hari. Namun, dalam realisasi Makan Bergizi Gratis pekan pertama ini, proyeksi itu masih meleset. Semua pekerjaan baru bisa klir pada petang hari atau lepas maghrib.
‘’Kami masih perlu penyesuaian. Masih mencari ritme kerja yang ideal dan efektif,’’ imbuhnya.
Bangun Tiga Dapur Sehat SPPG Baru, Pemkab Urun Rp 99 Miliar
SATU-satunya Dapur Sehat SPPG di Taman Rajekwesi itu akan mendapat “kawan”. Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Hakim Hakim Rochman Hakim mengemukakan, dapur serupa untuk menopang Makan Bergizi Gratis di Bojonegoro rencananya dibangun di tiga lokasi pada 2025 ini.
‘’Seluruhnya di luar perkotaan. Yakni di Kecamatan Kapas, Sumberrejo, dan Sekar,’’ ujarnya dalam seremoni hari perdana Makan Bergizi Gratis serta launching Dapur Sehat SPPG di Taman Rajekwesi, Senin (6/1/2025) pagi.
Namun, seperti apa detail rencana pembangunan tiga Dapur Sehat SPPG di Kecamatan Kapas, Sumberrejo, dan Sekar itu, dia belum mengemukakan. Yang jelas, banyak pihak akan ikut nyengkuyung. Dua di antaranya Kodim 0813 Bojonegoro dan Pemkab Bojonegoro.
Kepala Dapur SPPG Taman Rajekwesi Friska Oktaviani Yashinta juga membenarkan pada 2025 ini akan ada pembangunan Dapur Sehat SPPG di Kecamatan Kapas, Sumberrejo, dan Sekar. Namun, dia mengaku kurang mengerti bagaimana detailnya. Itu domain BGN.
‘’Kami hanya tahu akan ada tiga Dapur Sehat SPPG di Kapas, Sumberrejo, dan Sekar tahun ini. Di mana lokasi persisnya dan berapa anggarannya, kami kurang tahu,’’ terangnya saat diwawancara Bojonegoro Raya, Rabu (8/1/2025) siang.
Yang jelas, perempuan pernah terlibat dalam Ekspedisi Nusantara Jaya digelar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman ini menyebut, pihaknya bersyukur jika ada Dapur Sehat SPPG baru di wilayah lain. Itu akan memperluas jangkauan manfaat Makan Bergizi Gratis.
Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto urung berkomentar perihal rencana pembangunan tiga Dapur Sehat di Kecamatan Kapas, Sumberrejo, dan Sekar tersebut. Namun, dia menegaskan, Pemkab Bojonegoro siap mendukung keberlangsungan Makan Bergizi Gratis dengan berbagai cara memungkinkan.
‘’Kami ada dana sekitar Rp 99 miliar untuk mendukung Makan Bergizi Gratis. Sudah dialokasikan di APBD 2025,’’ terangnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Selasa (7/1/2024) siang.

Untuk apa saja dana sebanyak Rp 99 miliar itu, Pj Bupati Bojonegoro sejak September 2023 ini belum dapat mengemukakan. Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Juknis itu menuntun model partisipasi pihaknya dalam Makan Bergizi Gratis.
Terpisah, Camat Kapas Kasmari mengaku sudah tahu rencana pembangunan Dapur Sehat SPPG di wilayahnya. Pegawai Kecamatan Kapas bagian aset sudah berkoordinasi dengan para berwenang. Bergerak menginventarisir aset tanah nganggur milik Pemkab Bojonegoro di Kecamatan Kapas.
‘‘Inventarisir aset tanah itu untuk mencari lokasi ideal pembangunan Dapur Sehat SPPG,’’ imbuhnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Rabu (8/1/2025) siang.
Kasmari meneruskan, hingga saat ini inventarisir tanah masih berlangsung. Apakah saat ini sudah mendapat pandangan terkait aset tanah yang tampak ideal, mantan Camat Temayang tersebut belum mengemukakan. Dia akan menginformasikan mendatang. Ketika aset tanah hasil inventarisir sudah dipilih.
‘’Intinya, kami siap mendukung realisasi Makan Bergizi Gratis di kecamatan kami. Ada kebanggaan tersendiri. Kecamatan kami terpilih menjadi wilayah realisasi kedua. Setelah wilayah kota,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Abdulloh Umar bersyukur Makan Bergizi Gratis inisiasi Presiden Prabowo Subianto telah sampai dan terealisasi di Bojonegoro. Dia juga mengapresiasi kolaborasi Kodim 0813 Bojonegoro dan Pemkab Bojonegoro dalam realisasi program dimaksud.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap, program Makan Bergizi Gratis di Bojonegoro dapat dilaksanakan secara penuh secepatnya. Merambah-menjangkau pelosok desa. Sebab, progam itu memang bagus. Tidak hanya menciptakan generasi-generasi bangsa berkualitas.
‘’Tapi, juga mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,” ujarnya dalam seremoni hari perdana Makan Bergizi Gratis serta launching Dapur Sehat SPPG di Taman Rajekwesi, Senin (6/1/2025) pagi.
Siswa: Menunya Cukup Enak, Uang Saku Bisa Ditabung
SENIN (6/1/2025) malam, Vita tampak riang di dalam kamar. Jemari siswa SMPN 2 Bojonegoro itu memasukkan uang pecahan Rp 10.000 ke sebuah botol bekas air mineral kemasan 1,5 liter. Botol itu, kata dia, telah disulap menjadi celengan. Uang pecahan Rp 10.000 yang dimasukkan, merupakan uang saku tidak terpakai.
‘’Biasanya, uang Rp 10.000 ini untuk beli nasi di kantin. Mulai hari ini sudah tidak lagi. Sudah ada makanan gratis dari Presiden Prabowo. Jadi, uang ini ditabung,’’ tuturnya kepada Bojonegoro Raya, Senin (6/1/2025) malam.
Siswa SMPN 2 Bojonegoro hobi menyanyi ini berharap, Makan Bergizi Gratis terus dilangsungkan. Semata, agar uang sakunya bisa ditabung terus. Bisa untuk membeli keperluan dan keinginan lain. Baik untuk kepentingan bersekolah maupun non bersekolah.
‘’Hari pertama ini, menu makanan gratis dari Presiden Prabowo itu cukup enak. Saya suka sup makaroninya. Semoga nanti ada menu makanan Korea juga. Seperti di video-video Tiktok itu,’’ harapnya. (sab/kza)


