Menara Masjid Darussalam Setinggi 30 Meter Dibongkar, Datangkan Truck Crane Canggih

17/02/2026
JELANG RAMADAN: Kendaraan crane canggih berada di depan Masjid Darussalam Bojonegoro. Proses pembongkaran menara ini butuh tujuh hari. Mulai 16-22 Februari 2026. Foto: M. Lukman Hakim/Bojonegoro Raya.

BOJONEGORORAYA – Menara Masjid Agung Darussalam Bojonegoro akhirnya dibongkar. Pembongkaran butuh pengamanan serius dan crane canggih mengingat menara setinggi 27-30 meter.

Pembongkaran mendatangkan truck mounted crane (TMC). Kendaraan alat berat tersebut menyita perhatian para jemaah. Juga, menjadi tontonan warga melintas di depan masjid persis di barat Alun-Alun Bojonegoro, Selasa (17/2/2026).

Pembongkaran ini tepat satu tahun tragedi kebarakan meludeskan menara setinggi 30 meter tersebut. Kebakaran hebat akibat korsleting pada 19 Februari 2025 tersebut menghanguskan menara dan dua motor jemaah masjid. Siang hari.

‘’Proses pembongkaran mulai 16 Februari. Targetnya selesai pada 22 Februari 2026. Kami sudah mengajukan surat ke satlantas polres terkait penutupan sementara jalan,’’ tutur Munawar, admin Masjid Agung Darussalam.

ALAT BERAT: Penutupan sementara Jalan Hasyim Asyari depan Masjid Darussalam Bojonegoro seiring adanya kendaraan crane. Foto: Lukman Hakim/Bojonegoro Raya.
KETINGGIAN: Petugas naik di perancah memulai pemotongan menara. Butuh keamanan ekstra saat pembongkaran menara setinggi 30 meer tersebut. Foto: M. Lukman Hakim/Bojonegoro Raya.

Pantauan di lokasi, truck mounted crane bersila di bahu Jalan Hasyim Asyari. Persis di depan Masjid Darussalam. Truck crane menghadap ke utara. Perkakas crane hidrolik menjulang tinggi mengayuh pucuk menara.

Sementara menara mulai berselimut jaring biru. Sebagai keamanan agar material pembongkaran tidak mengganggu warga sekitar. Perancah atau scaffolding mulai ditata. Bertingkat memutar setinggi menara.

Perancah sebagai alat konstruksi membantu dan menyangga petugas dalam ketinggian. Teknisi dan petugas pembongkaran bersiaga. Ada yang naik melewati perancah. Memulai pemotongan menara. Memotong besi dan beton.

‘’Menara dipotong sedikit-sedikit agar aman dalam pembongkaran,’’ tutur Munawar.

PUCUK MENARA: Serpihan menara setelah dipotong. Memotong besi dan beton. Penurunan menara memakai crane canggih. Foto: Lukman Hakim/ Bojonegoro Raya.

Pembongkaran Tidak Mengganggu Jemaah Beribadah

Kendaraan MTC tersebut didatangkan dari Surabaya. MTC ini alat mobilitas tinggi. Memakai sistem hidrolik. Mampu mengangkat beban material berat berkapasitas 10-50 ton.

Proses pembongkaran mendapat bantuan corporate social responsibility (CSR) dari PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) Pemkab Bojonegoro.

Sejak Selasa pagi, pembongkaran menjadi perhatian warga. Penutupan sementara Jalan Hasyim Asyari. Mobil tidak bisa melintas. Hanya roda dua bisa melintas. Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan berpindah sementara.

Baca Juga :  Animo CFD Menjalar di Kepohbaru, Baureno, dan Ngasem, Ceruk Baru Ekonomi Desa

Petugas mengatur lalu lintas bersiaga penuh tatkala kendaraan crane tersebut mengangkat potongan menara. Hati-hati dan pelan.

Munawar mengatakan, proses pembongkaran menara targetnya rampung Minggu, 22 Februari 2026. Pembongkaran mulai pagi hingga sore. Sehingga nantinya tidak mengganggu para jemaah Salat Tarawih.

Usai pembongkaran, nantinya akan berlanjut pembangunan menara lagi. Hanya, waktunya usai Lebaran mendatang. Pembangunan akan mendapat bantuan dari Pemkab Bojonegoro.

Direktur PT ADS M. Kundori mengatakan, proses pembongkaran ini dalam perencanaan kolaborasi PT ADS dengan dinas perumahan, kawasan permukiman, dan cipta karya setempat. (man/kza)

error: Content is protected !!