Obat Tercukupi, Oralit Tersedia, Jemaah Haji Bojonegoro Menyimpan Energi Menuju Puncak Haji

SEMANGAT HAJI: Choirul Anam (tengah), istrinya (kiri), dan petugas kloter saat di Makkah. Bersiap jalani puncak haji. (Foto: Choirul Anam untuk Bojonegoro Raya)

Laporan Choirul Anam dari Makkah
Jemaah Haji Bojonegoro, Anggota DPRD Bojonegoro

——————–

BOJONEGORORAYA — Jemaah haji Bojonegoro intens menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh menjelang puncak haji Wukuf di Arafah. Kondisinya sehat. Puncak haji mulai Kamis (5/6/25). Empat hari lagi.

‘’Secara umum, kondisi jemaah haji Bojonegoro sehat. Hanya mungkin karena cuaca, paling batuk dan pilek. Itu sudah biasa,’’ tutur Choirul Anam, jemaah haji Bojonegoro kepada Bojonegoro Raya.

Cuaca di Makkah, sekitar Masjidilharam, kerap kali angin berhembus. Begitu pun ketika siang, cuaca cukup terik. Berdasar informasi Kementerian Agama (Kemenag), cuaca menembus 45-50 derajat Celsius.

Menurut anggota DPRD Bojonegoro ini, petugas kesehatan siaga dan intens untuk mengantisipasi jemaah sakit karena cuaca terik tersebut. Maklum. Cuaca tersebut rentan berpengaruh kondisi tubuh.

‘’Sekali lagi alhamdulillah petugas kesehatan masing-masing kloter tanggap luar biasa,’’ tutur anggota DPRD Bojonegoro asal Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro itu.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bojonegoro ini meneruskan, stok obat-obatan tercukupi. Sebagai ketersediaan selama puncak haji yang start pada Kamis mendatang. Juga, intens cek kesehatan.

‘’Obat-obatan tersedia. Oralit tercukupi,’’ imbuh Choirul Anam.

MENUJU PUNCAK HAJI: Jemaah haji Bojonegoro saat berangkat ke Tanah Suci. Kini, menanti puncak haji.

Sementara itu, lanjut politikus muda ini, petugas haji senantiasa siaga dan jaga di hotel atau penginapan para jemaah haji. Upaya tersebut untuk memastikan kondisi jemaah haji tetap baik dan prima.

Choirul Anam mengatakan, jemaah haji Bojonegoro hampir semua berada di wilayah Misfallah. Lokasinya kurang lebih tiga kilometer (km) dari pusat Masjidilharam.

‘’Kita (jemaah haji Bojonegoro, red)) ngumpul di Misfallah. Kita berada di blok 8,’’ tuturnya.

Puncak haji 2025 ini berlangsung Kamis (5/6/25), dimulai dengan Wukuf di Arafah. Kemenag sudah menetapkan rangkaian dan alur pergerakan jemaah menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). (sab/kza)

Baca Juga :  Jagongan Petani Milenial Dihadiri Bupati Lagi, Bahas Teknologi—Biologi Pertanian, Agroindustri Jadi Perhatian
error: Content is protected !!