Senandung Bengawan menghadirkan parade vespa. Tujuan Galeri Bengawan. Meriah. Diikuti Wabup Nurul Azizah.
BOJONEGORORAYA — Sesaat serampung salat Jumat, puluhan vespa berbaris rapi di halaman timur Gedung Serbaguna, perkotaan Bojonegoro, Jumat (19/12/2025) siang. Ada vespa klasik jenis PX, PS, Excel, Super, Sprint, dan lainnya. Lawas, berkelas. Ada pula vespa metik yang masih kinyis-kinyis, serbawarna.
Para pemilik vespa-vespa itu sama duduk tidak jauh dari kendaraannya masing-masing. Orang-orang nyentrik dan humble itu tampak senang. Ngobrol dengan sesama vespamania hingga ngudang anaknya. Betul momen langka. Tidak setiap setiap bulan terjadi, apalagi setiap hari.

Nyaris pukul 14.00 WIB, barisan vespa itu akan berangkat dalam sebuah parade. Puluhan polisi dari Polsek Bojonegoro Kota dan Satlantas Polres Bojonegoro siap mengawal. Kapolsek Bojonegoro Kota AKP Agus El Fauzi juga siap dengan vespa metik warna putih. Ancang-ancang ikut parade vespa.
Dalam suasana itu, Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah tetiba datang. Dia masuk ke halaman Gedung Serbaguna mengendarai vespa metik warna biru muda. Wajah Wabup Nurul Azizah betul ceria. Semringah. Barisan parade vespa yang hendak berangkat, bersorak meriah.
Dengan cukup terburu, Wabup Nurul Azizah masuk ke barisan dengan vespa metiknya. Ambil tempat paling depan. Pucuk. Namun, setelah itu Wabup Nurul Azizah turun dari vespa. Dia berjalan menyapa para vespamania. Sejak barisan depan hingga buncit belakang.
Di barisan tengah, Wabup Nurul Azizah terkesima salah satu vespa. Warna biru. Jenis PX. Dia pun meminta izin si pemilik vespa untuk mengendarai barang sebentar. Wabup Nurul Azizah kangen. Nostalgia. Katanya, vespa PX warna biru itu seperti vespanya dulu.
‘’Vespa PX ini mengingatkan saya waktu SMA. Tahun 1985-1987. Abah (almarhum Chozin Mabruri, red) saya yang membelikan,’’ kenangnya sambil menunggangi vespa PX warna biru itu, Jumat (19/12/2025) siang.


Sebentar kemudian, Wabup Nurul Azizah mengembalikan vespa PX kelir biru itu kepada pemiliknya. Lalu, kembali ke vespa metik warna biru muda yang dibawa. Siap ikut parade. Mesin puluhan vespa terdengar sama menyala. Khusus vespa-vespa 2 tak, bunyi mesinnya begitu merdu. Kemrincing. Renyah.
Di barisan paling depan, Wabup Nurul Azizah dengan vespanya berposisi di tengah. Diapit Kapolsek Bojonegoro Kota AKP Agus El Fauzi dengan vespanya dan Kepala Disbudpar Bojonegoro Welly Fitrama juga dengan vespanya, memboncengkan Kabid Pariwisata Disbudpar Bojonegoro Amin Asrofin .
Satu, dua, tiga, parade vespa di-cucuk lampah-i oleh personel Satlantas Polres Bojonegoro bernama Dika itu berangkat. Keluar dari halaman Gedung Serbaguna menuju Jalan KH Mansyur, Jalan KH Hasyim Asyari. Melintasi Pasar Kota dan Alun-Alun Bojonegoro.


Lalu, parade vespa itu berbelok ke kanan menuju Jalan Panglima Sudirman, Jalan MH Thamrin, menyeberangi Bengawan Bojonegoro via Jembatan Sosrodilogo, turun ke Jalan Desa Trucuk, Jalan Desa Mori, Jalan Desa Padang, hingga tiba di Galeri Bengawan.
Sepanjang jalan, para vespamania menampakkan wajah ceria. Senang. Merekahkan senyum dan tawa. Dengan gawai masing-masing, beberapa dari mereka merekam video dan mengambil foto. Cekrek-cekrek-cekrek. Masyarakat di perkotaan dan pedesaan terungkit penasaran. Terperangah parade vespa bagian dari event Senandung Bengawan. (sab/kza)


