BOJONEGORORAYA – Grand Final Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro sukses digelar di geosite Kayangan Api turut Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Minggu (24/5/2026) sore.
Dalam acara yang dihelat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro itu, jingle berjudul Abadi Neng Bojonegoro terpilih menjadi juara satu. Karya Assyifa Mazroatul Fadzillah.
Sementara, jingle berjudul Geopark Bojonegoro, Wajah Nusantara karya Dwi Novaberliananto juara dua. Jingle berjudul Geopark Bojonegoro Harmoni nan Abadi karya Diky Fathu Rokhman juara tiga.
Menyertai ketiganya, jingle berjudul Jelajahi Keajaibannya karya Felesia Hepy Novianti menjadi juara favorit. Kepala Disbudpar Bojonegoro Elzadeba Agustina menyampaikan selamat untuk para juara.
Pejabat akrab disapa Elzadeba itu mengemukakan, Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro merupakan upaya menguatkan branding dan promosi Geopark Bojonegoro.
‘’Jingle yang terpilih akan dikumandangkan untuk kegiatan-kegiatan branding dan promosi Geopark Bojonegoro,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Elzadeba optimistis, melalui jingle, Geopark Bojonegoro akan lebih mudah dikenal masyarakat. Geopark Bojonegoro sebagai sekumpulan warisan geologi dan budaya, akan lebih mudah dimengerti.
‘’Lomba cipta jingle ini melibatkan partisipasi masyarakat. Khususnya generasi muda dan pelaku seni di Bojonegoro,” lanjutnya.

Dalam Grand Final Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro, ada sepuluh peserta menampilkan karyanya masing-masing. Mereka peserta terbaik sejak lomba bergulir akhir Februari 2026 lalu.
Mewakili Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro Sukaemi menghadiri agenda di Kayangan Api tersebut.
Sukaemi mengatakan, Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro dihelat Disbudpar Bojonegoro itu sangat bagus. Jingle yang terpilih akan punya makna sangat penting. Bukan sekadar lagu biasa.
Jingle terpilih, terang Sukaemi, akan menjadi media komunikasi yang efektif untuk membangun identitas dan menumbuhkan kebanggaan masyarakat atas Geopark Bojonegoro.
‘’Kami mengapresiasi Disbudpar Bojonegoro atas terselenggaranya acara ini,’’ ujarnya saat memberikan sambutan acara itu, Minggu (24/5/2026).
Lebih lanjut, Sukaemi merefleksi banyaknya partisipasi dalam Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro. Menurut dia, itu suatu bukti, masyarakat antusias dan peduli pada Geopark Bojonegoro.
Diketahui, Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro juga salah satu langkah Disbudpar Bojonegoro untuk menyukseskan Geopark Bojonegoro menuju UNESCO Global Geopark. (luk/sab)

