Penutupan Porprov, Sugiyanto Sumbang Dua Emas Angkat Berat Bojonegoro, Pecahkan Rekor Jatim

PECAHKAN REKOR: Sugiyanto (dua dari kiri) tersenyum usai sukses raih dua emas angkat berat Porprov 2025. Foto bersama atlet angkat berat lainnya. Foto: Pabersi untuk Bojonegoro Raya.

BOJONEGORORAYA – Kekuatan Ahmad Sugiyanto meledak saat hari terakhir Porprov 2025 di Malang Raya. Atlet angkat berat Bojonegoro tersebut akhirnya sukses meraih dua medali emas dalam nomor 93 kilogram (kg).

Sugiyanto tampil all out. Berotot. Kekuatan penuh saat tampil di Gor Sasana Krida, Malang, Sabtu (5/7/2025). Sugiyanto menikmati jalannya pertandingan. Hingga bisa tampil perkasa dan membuahkan medali.

‘’Medali yang sangat berarti bagi atlet angkat berat. Terutama bagi Sugiyanto sendiri. Juga, membanggakan bagi kontingen Bojonegoro,’’ kata Zubaidi pembina Pengkab Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Bojonegoro.

Sugiyanto turun di angkat berat nomor 93 kilogram putra. Dua medali emas dari subtotal dan total. Atlet angkat berat dari klub Gladiator Bojonegoro itu, tampil tenang.

Kali pertama angkatan squat mampu 265 kilogram (kg). Berlanjut angkatan benchpress mampu 170 kilogram. Dua angkatan itu, atlet angkat berat asal Kecamatan Trucuk tersebut tampil prima dan unggul.

Konfidensi berlanjut saat angkatan deadlift. Sugiyanto mampu mengangkat 260 kilogram. Dari tiga angkatan tersebut, Sugiyanto unggul dalam subtotal dan total. Berhak dua medali emas.

Dua emas dari “otot besi” Sugiyanto itu membuat kontingen Bojonegoro tersenyum. Prestasi membanggakan menambah pundi-pundi medali dalam Porprov 2025.

‘’Medali yang menjadi kenangan, hari terakhir cabor angkat berat mampu menyumbangkan dua emas dan tiga perunggu,’’ tutur Zubaidi yang mendampingi para atlet bertanding.

Menurut Zubaidi, cabor angkat berat ini tampil maksimal. Mengirim enam atlet dalam Porprov 2025, dan sukses meraih lima medali (dua emas, tiga perunggu).

Ada dua atlet angkat berat lainnya yang sukses menambah pundi-pundi medali emas. Muhammad Fathoni Cahyono meraih dua medali perunggu. Dari nomor subtotal 53 kilogram dan total 53 kilogram. Serta, satu perunggu dari tangan Ahmad Puguh.

Baca Juga :  Gebyar PAUD Bojonegoro: Anak dan Ibu Bekreativitas, Fashion Show dengan Gaun dari Bahan Bekas
JAWARA: Sugiyanto berada di podium juara usai memenangi angkat berat 93 kilogram dari nomor subtotal dan total Porprov 2025.

Sugiyanto Pecahkan Rekor Porprov Jatim

Selain medali emas, Sugiyanto ternyata juga bisa pecahkan rekor Porprov Jatim. Sugiyanto tampil perkasa dan terbaik. Termasuk memecahkan rekor angkat berat 93 kilogram.

‘’Ini suatu prestasi yang membanggakan. Atlet angkat berat bisa pecahkan rekor Porprov Jatim,’’ kata Zubaidi kepada Bojonegoro Raya.

Sugiyanto pecahkan rekor saat angkatan benchpress dengan 170 kilogram. Padahal, rekor Porprov 2022 dari atlet Ahmad Husyen Kota Kediri.

Juga pecahkan rekor angkatan deadlift. Sugiyanto mampu mengangkat 260 kilogram. Padahal, rekor sebelumnya M. Taufik atlet asal Nganjuk pada Porprov 2023 dengan 235 kilogram.

Menurut Zubaidi, perjalanan Sugiyanto bisa meraih dua medali emas dan pecahkan rekor ini tak terbayangkan. Awalnya hanya prediksi raih medali. Mengingat Porprov 2023 hanya mampu meraih perak.

Zubaidi mengakui Sugiyanto atlet yang aktif sekali berlatih. Atlet 23 tahun tersebut punya motivasi tinggi. Atlet kelahiran 2003 tersebut selalu menjaga kebugaran fisik dan kekuatan.

‘’Karena mampu pecahkan rekor Porprov Jatim, peluang besar promosi atlet PON mendatang. Hebat,’’ tutur Zubaidi dengan optimisme.

Capaian hebat atlet angkat berat ini menjadi jejak langkah. Menjadi legacy. Menjadi catatan sejarah olahraga Bojonegoro, bahwa atlet dengan latihan maksimal bisa pecahkan rekor Porprov Jatim. (sab/kza)

error: Content is protected !!