Penyiapan Sekolah Rakyat di Bojonegoro Hampir Klir, Tampung 100 Siswa

PROSES: Gedung Pusdiklat Bojonegoro dipermak menjadi Gedung Sekolah Rakyat. Berasrama. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA – Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto, bakal terealisasi dalam waktu dekat.

Di Bojonegoro, sekolah untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu itu diproyeksi mulai beroperasi akhir Juli 2025 ini.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono sudah meneken MoU dengan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf perihal operasional Sekolah Rakyat itu, Kamis (10/7/2025) lalu.

Plt. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto mengatakan, penyiapan Sekolah Rakyat Bojonegoro sudah hampir klir.

‘’Gedung, siswa, dan pengajarnya sudah ada. Sementara, untuk jenjang SMA,’’ ujarnya dihubungi Bojonegoro Raya, Jumat (11/7/2025) sore.

Lokasi Sekolah Rakyat, lanjut dia, tetap sebagaimana rencana awal. Yakni di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro.

‘’Menempati Gedung Pusdiklat Bojonegoro. Lantai tiga. Berasrama. Kini sedang ditata agar lebih sesuai,’’ terangnya.

Perihal siswa Sekolah Rakyat, Antok sapaannya menyebut, total sudah ada 100 siswa dari keluarga kurang mampu. Diambil mengacu DTSEN.

‘’Sebanyak 100 siswa itu akan terbagi dalam empat rombel (rombongan belajar, red) atau kelas. Jadi, nanti ada empat kelas,’’ imbuhnya.

Antok meneruskan, pengajar Sekolah Rakyat diwenangi Disdik Jawa Timur. Berapa jumlahnya dan seperti apa formasinya, dia belum mengemukakan.

‘’Yang pasti, sudah ada kepala sekolahnya,’’ pungkas mantan Camat Baureno tersebut. (sab/kza)

Baca Juga :  Askab PSSI Tuban Berlaga di Bojonegoro, Silaturahmi hingga Siapkan Kompetisi
error: Content is protected !!