BOJONEGORORAYA — PLN berpartisipasi dalam kegiatan Megilan Entrepreneur (Megpreneur) pada 23–25 Juni 2025 di Ruang Gajahmada, Kompleks Pemkab Lamongan.
Acara digelar DinkopUM Lamongan itu merupakan program inkubasi bisnis. Mencetak wirausaha muda lokal sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Dikuti 250 peserta.
PLN melalui ULP Lamongan, hadir dan berpartsisipasi dalam m Megpreneur tersebut. Manager PLN UP3 Lamongan Selamet jadi salah satu narasumber dalam sesi diskusi.
Adapun, dalam sesi diskusi yang membahas peluang dan dukungan sektor kelistrikan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di Lamongan itu, Slamet menyampaikan banyak hal.
Salah satunya, Selamet menyampaikan, PLN siap mendukung kebutuhan energi bagi para wirausaha baru. Termasuk lewat program kemudahan layanan listrik dan elektrifikasi usaha.
“Kami percaya akses energi yang andal dan terjangkau akan menjadi fondasi penting dalam tumbuhnya sektor usaha mikro di Lamongan,” ungkap Selamet.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengemukakan, sangat penting menciptakan generasi muda pengusaha. Hal itu akan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
“Megpreneur merupakan komitmen Pemkab Lamongan dalam mencetak wirausaha muda” ujarnya.
Kepala DinkopUM Lamongan Etik Sulistyani menyebut, Megpreneur tidak hanya fokus pada pelatihan kewirausahaan. Tapi juga pendampingan, pembiayaan, dan jejaring pasar.
“Kewirausahaan tidak hanya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi signifikan pada pemulihan ekonomi,” tambah Etik.
Selain PLN, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai instansi atau korporasi lainnya. Seperti Bank Jatim, Bank Daerah Lamongan, serta para mentor dari akademisi dan Pengusaha.
Atas kehadiran PLN di Megpreneur, sinergi pelaku usaha, pemerintah, dan penyedia layanan energi diharap semakin erat. Demi pertumbuhan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan. (sab/kza)

