BOJONEGORORAYA – Kerapnya bencana banjir terjadi di kawasan Kecamatan Dander dan Temayang, Bojonegoro, menjadi perhatian mahasiswa peduli lingkungan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Bojonegoro (Maboro) melakukan telaah dan aksi nyata. Reboisasi.
Melalui tim Mahasiswa Relawan Siaga Bencana (Maharesigana) Stikes Maboro, menggelar pendidikan kilat (diklat) Disaster Volunteer Training IV. Berlangsung di Persemaian RPH Grogolan, Perhutani KPH Bojonegoro pada Kamis (29/5/25).
Ketua Stikes Maboro Sudalhar mengatakan, apresiasi berlangsungnya diklat Disaster Volunteer Training. Dan, berpesan agar mahasiswa melakukan aksi nyata dan telaah.
‘’Salah satu faktor penyebab banjir terutama di Kecamatan Dander itu karena berkurangnya pepohonan,’’ jelasnya kepada Bojonegoro Raya.
Sudalhar mengatakan, mengapresiasi mahasiswa Stikes Maboro telah berbuat dan peduli. Dan, berharap mahasiswa mengikuti diklat Disaster Volunteer Training dapat menunjukkan aksi nyata penanggulangan bencana terutama untuk reboisasi.
View this post on Instagram
Fikih Kebencanaan dan Rescue
Diklat berlangsung seru. Selama tiga hari. Ada 15 mahasiswa Stikes Maboro. Berasal dari dua prodi yaitu S-1 Administrasi Rumah Sakit dan S-1 Gizi.
Kegiatan edukatif ini juga menghadirkan Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Bojonegoro M. Khoerul Mu’minin. Beragam nateri dalam diklat ini. Mulai fikih kebencanaan, psikososial, panorama bencana, SPAB, dapur umum, kemuhammadiyahan, logistik, kemaharesiganaan, hingga vertical resque. Serta, OMOR.
“OMOR merupakan sebuah gerakan atau program inisiasi Muhammadiyah untuk memperkuat respons cepat terhadap berbagai persoalan sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan,” tutur Khoerul Mu’minin.
Khoerul mengatakan, OMOR bukan hanya program, tapi gerakan moral dan sosial menjadi garda depan dalam menolong sesama secara cepat dan terorganisir.
Diklat Disaster Volunteer Training Stikes Maboro ini agar para peserta mampu dan paham akan bencana. Baik saat pra-bencana, dan pasca-bencana. Tanggap darurat hingga preventif. (ags/kza)


