Proyek Baru Migas Bojonegoro: Eksplorasi Sumur Banyu Geni, Dua Mini LNG

PENYUPLAI: Lapangan JTB di Desa Bandungrejo, pemasok gas untuk dua mini LNG yang akan dibangun di Bojonegoro. (Foto: Dok. Pertamina EP Cepu)

BOJONEGORORAYA — Industri minyak bumi dan gas (migas) di Bojonegoro tengah bergeliat tahun ini. Ada proyek eksplorasi juga hilirisasi. Baru.

Eksplorasi migas berlokasi di Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru. Nama lapangannya Sumur Banyu Geni. Berkode Banyugeni-001.

Pencarian sumber daya migas itu dilakukan Pertamina EP Cepu (PEPC). Konstruksi lapangannya dikerjakan PT Energy Sarana Sejahtera (ESS).

Sedangkan, hilirisasi migas berlokasi di Desa Sudu dan Desa Katur, Kecamatan Gayam. Keduanya berupa proyek mini liquefied natural gas (LNG).

Proyek mini LNG di Desa Sudu, diinvestori PT Tirta Niaga Mahadaya Sentosa. Proyek LNG tersebut akan bergulir di lahan seluas 1,7 hektare.

Sementara, proyek mini LNG di Desa Katur diinvestori PT OTS Internasional, anak perusahaan PT Humpuss Maritim Internasional.

PT OTS Internasional akan menjalankan mini LNG melalui unit usahanya, yaitu PT Hutama Metana Perkasa. Menapak lahan seluas 1,6 hektare.

Adapun, gas yang akan diolah dua mini LNG dimaksud, berasal dari lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

Manager Comrel & CID Regional Indonesia Timur PEPC Rahmat Drajat membenarkan PEPC tengah melakukan eksplorasi di Sumur Banyu Geni.

‘’(Eksplorasi dilakukan oleh, red) PEPC Zona 11,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Sabtu (27/6/2026) siang.

Rahmat Drajat meneruskan, hasil eksplorasi di Sumur Banyu Geni belum pasti. Termasuk, apakah lapangan itu dominan berisi gas atau minyak bumi.

‘’(Isi Sumur Banyu Geni, red) Masih belum bisa dipastikan,’’ jelas pria yang sebelumnya bekerja di Chevron Indonesia tersebut.

Perihal eksplorasi PEPC di Sumur Banyu Geni, masyarakat Desa Sidomukti telah mengetahui. Terbaru, PEPC dan PT ESS menggelar sosialisasi lagi awal Juni 2026.

Sosialisasi tersebut diselenggarakan di Balai Desa Sidomukti. Dihadiri masyarakat, Kades Sidomukti Ahmad Thohir, dan Forkopimcam Kepohbaru.

Baca Juga :  Warga Desa Ngampel Minta Apraisal TKD Dihitung Kembali, Pemdes Mentok di Regulasi

Camat Kepohbaru Triguno Sudjono Prio membenarkan adanya sosialisasi itu. Dia meneruskan, saat ini eksplorasi Sumur Banyu Geni sudah dimulai.

‘’Sudah ada pengerjaan di lapangan. Yakni, pengurukan lahan,’’ tuturnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Sabtu (27/6/2026) sore.

Terpisah, Kasubag Sumber Daya Alam Bagian Perekonomian Setda Bojonegoro Wiega Bagus A. mengatakan, pihaknya telah mengetahui tiga proyek baru sektor migas dimaksud.

‘’(Investor, red) Sudah berkoordinasi dengan Pemkab Bojonegoro,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Sabtu (27/6/2026) sore.

Wiega sapaannya menandaskan, Sumur Banyu Geni masih tahap eksplorasi. Mencari atau memastikan sumber daya migas. Belum sampai tahap produksi.

‘’Kalau pembangunan mini LNG (di Kecamatan Gayam, red), sedang proses ke arah pembangunan infrastruktur,’’ imbuhnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!