BOJONEGORORAYA – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono berkomitmen membangun ekonomi Bojonegoro dengan basis konten lokal. Pro UMKM. Itu akan dilakukan merata di setiap desa se-Bojonegoro.
Dia menyampaikan komitmen itu saat menghadiri Gebyar Expo Ramadan di Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Jumat (7/3/2025) sore dalam rangka Safari Ramadan perdananya.
Untuk menopang komitmen tersebut, kata Wahono, pihaknya akan gencar mendukung sekaligus memberdayakan UMKM di Bojonegoro yang memproduksi konten lokal.
Wahono juga titip pesan kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro agar terus ikut mendukung kegiatan-kegiatan yang pro terhadap UMKM.
“Sampai kini, perekonomian Bojonegoro masih bergantung pada industri migas. Ketika nanti produksi migas menurun, UMKM inilah pengganti dan penopang perekonomian Bojonegoro,” tutur Wahono.
View this post on Instagram
Wahono optimistis, UMKM bisa menopang perekonomian suatu daerah. Itu terjadi di Bantul, Yogyakarta. Kabupaten itu tidak memiliki industri. Namun, ekonominya baik dan angka kemiskinannya rendah.
“Semua itu karena di Bantul terdapat banyak pelaku UMKM yang luar biasa,” jelas Bupati Bojonegoro asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro tersebut.
Khamid, Ketua Paguyuban Pelangi Desa Balenrejo selaku mitra Pemkab Bojonegoro dalam penyelenggaraan Gebyar Expo Ramadan, mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan Wahono.
Khamid menyebut, kehadiran Wahono menambah kemeriahan Gebyar Expo Ramadan di Desa Balenrejo. Dia berharap, Wahono konsisten pro terhadap UMKM atau ekonomi kerakyatan.
Untuk diketahui, Wahono tidak sekadar hadir di Gebyar Expo Ramadan di Desa Balenrejo ini. Dia juga beramah tamah dengan masyarakat hingga menyantuni warga kurang mampu dan anak yatim. (sab/kza)


