BOJONEGORORAYA – Pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta api turut Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Bojonegoro resmi beroperasi pada Kamis (13/3/2025) pagi.
Peresmian operasi infrastruktur dan fasilitas keselamatan di jalur kereta api Bojonegoro-Surabaya itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah.
Lihat postingan ini di Instagram
Saat sambutan, Nurul menyampaikan pembangunan serta peresmian pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta api tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Bojonegoro.
“Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kelancaran transportasi di perlintasan kereta api,” ujarnya.
Nurul meneruskan, Pemkab Bojonegoro menyadari bahaya perlintasan kereta api tanpa pos jaga dan palang pintu. Itu bisa biang kecelakaan antara pengguna jalan dengan operasional kereta api.
“Dengan adanya pos jaga dan palang pintu ini, kami harap kecelakaan seperti itu bisa diminimalisir,” imbuhnya.
Nurul mengajak semua pihak merawat pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta api yang ada. Jika kedapatan rusak atau kurang benar, bisa laporkan ke petugas penjaga atau ke Dishub Bojonegoro.

Sementara itu, Kepala Dishub Bojonegoro A’an Syahbana mengemukakan, pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta api di Desa Mojodeso itu hasil pembangunan 2024 kemarin.
“Pemkab Bojonegoro membangun delapan pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta api selama 2024 kemarin,” ungkapnya.
Selain di Desa Mojodeso, pembangunan pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta pada 2024 itu juga dilakukan Pemkab Bojonegoro di Kecamatan Sumberrejo, Balen, Kalitidu, dan Gayam.

“Ada empat petugas di setiap pos jaga dan palang pintu. Mereka bekerja 24 jam. Bergantian dalam tiga shift,” imbuhnya. (sab/kza)


