MPLS Ajak Sekolah Ramah, Siswa Nyanyi Bersama Jingel: Rukun Sama Teman  

CERIA: Dua siswa baru SDN 1 Ngablak, Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Bojonegoro, hari pertama bersekolah. (Foto: Lukman Hakim/ Bojonegoro Raya).

BOJONEGORORAYA – Gerbang sekolah menyambut ramah, Senin (13/7/2026) pagi. Wajah ceria siswa-siswi baru tampak meriah memasuki SDN 1 Ngablak, Kecamatan Dander, Bojonegoro.

Tahun ajaran baru, para siswa dan guru menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) usai upacara Senin. Segenap guru dan murid menyanyikan jingel berjudul: Rukun Sama Teman.

Jingel ini bagian Gerakan Profil Pelajar Pancasila. Jingle Rukun Sama Teman, ini dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Sepatu baru, dan seragam anyar jadi semangat belajar. Para siswa baru tersebut saling berkenalan dengan guru dan lingkungan sekolah yang baru.

Berkeliling melihat ruangan. Saling sapa dan berharap tanpa perundungan. Menghadirkan lingkungan yang ramah di dunia pendidikan.

‘’Sesuai dengan tema tahun ini MPLS ramah, mengenalkan murid baru dengan cara yang ramah dan menyenangkan,” tutur Wahyu guru SDN 1 Ngablak kepada Bojonegoro Raya.

BERMAIN: Para siswa bermain di area SDN 1 Ngablak, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Siswa baru menjalani MPLS dengan tema sekolah ramah. (Foto: Lukman Hakim/ Bojonegoro Raya).

Gulirkan Gerakan Tujuh Kebiasan Anak Hebat

Pada jenjang pendidikan SD, MPLS berlangsung cara persuasif. Menagajak anak-anak kelas 1 SD di rentang usia 6-7 tahun butuh keuletan.

Hari pertama bersekolah tersebut, masih ada orang tua yang menunggu anaknya . Namun, ada juga siswa yang sudah mandiri. Tidak perlu orang tua menunggu atau mendampingi.

‘’Kami ajak berkeliling ruangan tempat mereka belajar. Berkenalan dengan guru dan teman satu kelasnya,” ungkapnya.

Wahyu mengatakan, materi utama berupa gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Pagi ceria, sopan santun, budaya senyum, dan gerakan rukun bersama teman.

‘’Menciptakan lingkungan sekolah dan ruang belajar yang ramah bagi anak-anak,” jelasnya.

Hal sama berlangsung pada MPLS jenjang SMP. Iklim ceria dan semangat kebersamaan jadi inti pengenalan lingkungan sekolah. Inklusif dan tanpa perundungan.

MPLS SMP Sampaikan Sekolah Ramah Menyenangkan

Kepala SMPN 2 Bojonegoro Suwartono memebeberkan, OSIS menjadi perangkat bantu sekolah untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru.

Baca Juga :  G7KAIH Bersinergi dengan Program Gayatri, Disnakkan Mengapresiasi

Bahkan, sebelum resmi MPLS berlangsung, murid baru sudah menjalani kegiatan bersama terlebih dahulu pada Sabtu (11/2/2026). Pra-MPLS.

‘’Kami ada pra-MPLS. Persiapan untuk pengenalan lingkungan sekolah. Ada beberapa kegiatan,” terangnya.

Suwartono menegaskan, MPLS ramah menjadi tema utama dengan konsep yang menyenangkan. Edukatif dan bebas dari perpeloncoan. Pembekalan peserta didik baru dengan etika bermedia sosial. Sopan santun dan pemeriksaan kesehatan gratis.

‘’Kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan. Sehingga anak-anak bisa belajar dengan semangat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Anwar Mukhtadlo saat dihubungi Bojonegoro Raya Senin (13/7/2026) belum memberikan jawaban. (man/kza)

error: Content is protected !!