BOJONEGORORAYA – SMAN 2 Taruna Pamong Praja yang beralamat di Jalan HOS Cokroaminoto, perkotaan Bojonegoro, kedatangan tamu istimewa, Selasa (4/3/2025) siang.
Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) yang 2024 kemarin masih bernama SMAN 2 Bojonegoro itu dikunjungi Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan jajarannya.
Bupati-Wakil Bupati Bojonegoro yakni Setyo Wahono dan Nurul Azizah mendampingi kunjungan Gubernur Jatim dua periode tersebut. Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo turut pula.
Di sekolah yang dihimpit Markas Kodim 0813 Bojonegoro dan Mako Brimob Bojonegoro itu, rombongan Khofifah disambut semarak oleh para pengajar dan pegawai SMAN 2 Taruna Pamong Praja.
Rombongan orang nomor satu se-Jatim itu lalu diajak meninjau beberapa bagian penting SMAN 2 Taruna Pamong Praja. Mulai ruang kelas hingga lokasi calon asrama di halaman belakang.
Dalam wawancara door stop usai peninjauan, Khofifah mengemukakan, SMAN 2 Taruna Pamong Praja adalah quick wins atau inisiatif cepat-tepat Pemprov Jatim untuk pendidikan di Jatim.
“Bekerja sama dengan IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri, red) dan Pemkab Bojonegoro,” terangnya, Selasa (4/3/2025) siang.
Quick wins tersebut, lanjut Khofifah, sejalan dengan quick wins Presiden Prabowo Subianto terkait penyegeraan pembangunan sekolah-sekolah unggulan di Indonesia.
“Yang mana, nantinya akan menjadi episentrum SDM (sumber daya manusia, red) berkualitas dan berdaya saing,” imbuhnya.
Perempuan juga Ketua Umum Muslimat NU itu meneruskan, SMAN 2 Taruna Pamong Praja akan menerima pendaftaran siswa atau praja baru mulai Sabtu (15/3/2025). Kuotanya 200 praja baru.

Adapun, Khofifah mengungkapkan, dengan adanya SMAN 2 Taruna Pamong Praja di Bojonegoro, terkini sudah ada enam SMAN Taruna di Jatim. Mencakup wilayah timur, barat, selatan, utara, dan tengah.
Lima SMAN Taruna yang lain itu meliputi SMAN Taruna Madani di Pasuruan, SMAN Taruna Nala di Malang, SMAN Taruna Brawijaya di Kediri, dan SMAN Taruna Bhayangkara di Banyuwangi.
Untuk diketahui, meskipun SMAN 2 Taruna Pamong Praja sudah akan membuka pendaftaran praja baru pada medio Maret 2025 ini, sekolah tersebut sesungguhnya belum siap 100 persen.
Beberapa fasilitas penunjang sekolah bermodel ini boarding school ini masih dalam tahap pengerjaan. Salah satunya, asrama yang akan ditempati para praja masih belum jadi.
Untuk membangun asrama tersebut, Pemprov Jatim dan Pemkab Bojonegoro saling sinergi. Keduanya sama-sama urun anggaran untuk pembangunan asrama tersebut. (sab/kza)


