KH Shofwan Kapundut, Imam Masjid Agung Darusalam Bojonegoro, Sehari Sebelumnya Masih Mimpin Salat

BOJONEGORORAYA – Ratusan jemaah Salat Asar tidak beranjak meski rangkaian ibadah empat rakaat itu sudah rampung. Jemaah masih utuh. Hampir separo memenuhi altar ruang utama Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Kamis (10/7/2025) sore.

Ratusan jemaah bergegas mendekat. Takmir masjid mengajak salat jenazah. Saf berdekatan. Berhimpitan. Rapi. Salat jenazah atas pulangnya KH Muhammad Shofwan. Imam besar Masjid Agung Darussalam.

KH Shofwan merupakan tokoh agama. Ulama dengan nada yang khas. Ulama kelahiran Kabupaten Tuban, yang familiar bagi jemaah Masjid Agung Darussalam. Suaranya yang begitu meneduhkan saat memimpin salat.

Haji Shofwan kapundut. Kiai dan imam salat kelahiran tahun 1949 itu tutup usia. Sekitar pukul 10.00, Kamis (10/7/2025). Mendadak. Keluarga, kerabat, tetangga, dan jemaah terkejut. Termangu. Isak tangis mendengar atas kabar mendadak berpulangnya KH Shofwan.

‘’Beliau merupakan imam salat Masjid Agung Darussalam. Kemarin (Rabu) masih mengimami Salat Duhur. Saat ini beliau kapundut,’’ tutur salah satu takmir Masjid Agung Darussalam membuka rangkaian Salat Jenazah usai Salat Asar.

KH Shofwan merupakan ulama karismatik bagi takmir dan jemaah Masjid Agung Darussalam. Akrab bagi warga Desa Kauman dan Kelurahan Klangon, Kecamatan Bojonegoro Kota.

Almarhum tinggal di rumah sederhana Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro. Tidak jauh dari Masjid Darussalam. Sosok kalem. Akrab dengan sesama.

ULAMA SEDERHANA: Para jemaah memenuhi Masjid Agung Darusalam mengikuti Salat Jenazah atas berpulangnya KH Shofwan. Almarhum imam Masjid Darussalam.

Ulama Sederhana, Pernah Jadi Modin Desa Kauman

Selain imam masjid, juga pernah menjadi modin Desa Kauman. Kampung sekitar Masjid Agung Darussalam. Lakunya sederhana. Pendiam. Teduh. Shofwan namanya, namun warga biasa memanggilnya Safuan.

‘’Beliau menjadi imam salat duhur. Setiap hari,’’ tutur Warsito salah satu takmir Masjid Agung Darussalam.

Menurut Warsito, KH Shofwan sudah menjadi imam masjid sejak lama. Diperkirakan sejak masih perjaka sudah menjadi imam Masjid Darussalam. Sampai sekarang usianya 76 tahun.

Baca Juga :  Layanan Transportasi Gratis Pemkab Tuban Menembus Bojonegoro

Warsito terkejut atas kabar berpulangnya KH Shofwan. Padahal, Rabu siang, masih menjadi imam Salat Duhur di masjid Darussalam. Tiada tanda apa-apa.

‘’Hanya sekitar pukul 09.00, beliau menelpon Kiai Kholil. Mengabarkan untuk menjadi badal (pengganti) imam Salat Duhur. Dan, sekitar pukul 10.00 beliau kapundut,’’ tuturnya dengan wajah tersedu.

Dimakamkan di Kompleks Makam Masjid Darussalam

Doa dan tahlil begitu mengalun di ruang utama Masjid Agung Darussalam. Usai salat jenazah, para jemaah larut dalam tahlil. Berjemaah. Bertepatan malam Jumat.

Lantunan doa terus menggema. Mengudara mengantarkan sang imam masjid menuju persemayaman. KH Shofwan dikebumikan di pemakaman kompleks Masjid Agung Darusssalam. Barat masjid. Makam bagi ulama meneguhkan salat dan masjid.

Suaranya yang meneduhkan akan terus teringat bagi jemaah Masjid Agung Darussalam. Seperti doa-doa yang dimunajatkan pada sosok imam masjid yang kharismatik dan sederhana. (sab/kza)

error: Content is protected !!