BOJONEGORORAYA — Sebanyak 120 mobil offroad mengular di area parkir Taman Rajekwesi, Bojonegoro. Bodinya gahar-gahar. Bannya besar-besar.
Saat mesin mobil-mobil offroad tersebut sama menyala, area parkir taman dulunya Terminal Bojonegoro itu bergemuruh deru. Brum-brum-brum.
Sekian menit kemudian, 120 mobil itu melaju. Diberangkatkan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah.
Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) Bojonegoro Budi Irawanto juga terlibat seremoni pemberangkatan tersebut. Seru. Dibisingi deru. Brum-brum.
Momen langka di Taman Rajekwesi itu, terjadi Sabtu (1/11/2025) pagi kemarin. Dalam acara bertajuk Bojonegoro Offroad Adventure (BOA) 2025.
Ketua Panitia BOA 2025 Zainul Ma’arif menyampaikan, BOA 2025 punya ragam tujuan. Jadi ajang kumpul para saudara offroader dari berbagai daerah.
“Mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta,” ujarnya kepada Bojonegoro Raya, Sabtu (2/10/2025) sore.
BOA 2025, kata dia, juga cara IOF Bojonegoro untuk menjelajahi sekaligus mempromosikan potensi wisata alam Bojonegoro. Khususnya kawasan hutan.
“Medan atau rute adventure BOA 2025 ini berada di dalam hutan Kecamatan Trucuk—Malo,” terangnya.
Lain itu, Arif mengemukakan, BOA 2025 digelar IOF Bojonegoro untuk memeriahkan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) yang ke-348 tahun.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono senang dengan gelaran BOA 2025. Dia mengapresiasi antusiasme para peserta dan jajaran panitia.
Dia meneruskan, kegiatan seperti BOA 2025 bukan hanya tentang hobi dan kesenangan. Tapi juga mempererat solidaritas atau persaudaraan.
“Dan, memperkenalkan potensi Bojonegoro kepada khalayak luas,” imbuhnya. (sab/kza)

