BOJONEGORORAYA – Wacana pembangunan Pasar Kota, Taman Bengawan Solo (TBS), dan Taman Rajekwesi pada 2026 mendatang, tampaknya bukan isapan jempol.
Akhir 2025 ini, Pemkab Bojonegoro mulai menyusun masterplan perihal pembangunan tiga landmark perkotaan Bojonegoro tersebut.
Hal itu mengemuka di laman Sistem Pengadaan secara Elektronik (SPSE) Bojonegoro yang dikelola Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Bojonegoro.
Dalam laman itu, Pemkab Bojonegoro mengalokasikan Rp 300 juta untuk menyusun masterplan pembangunan Pasar Kota, TBS, dan Taman Rajekwesi. Masing-masing Rp 100 juta.
Dana dipakai Pemkab Bojonegoro untuk hal dimaksud, bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2025.
Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro jadi organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengotoritasinya.
Kini, pekerjaan menyusun masterplan pembangunan Pasar Kota, TBS, dan Taman Rajekwesi sedang dicarikan rekanan. Melalui pengadaan langsung. Nontender.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bojonegoro David Yudha Prasetya membenarkan hal itu.
‘’Sesuai jadwal, prosesnya (pengadaan langsung, red) akan rampung akhir bulan ini,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Selasa (25/11/2025) siang.
Sementara itu, Kepala DPKPCK Bojonegoro Satito Hadi belum berkomentar perihal penyusunan masterplan pembangunan Pasar Kota, TBS, dan Taman Rajekwesi.
Hingga berita rampung ditulis pada Selasa (25/11/2025) pukul 15.10 WIB, pejabat kelahiran 1972 itu belum merespons konfirmasi yang dikirimkan Bojonegoro Raya.
Terpisah, salah satu pedagang Pasar Kota Mochtar bersyukur pembangunan pasarnya kini sudah berproses.
‘’Semoga (pembangunan fisik, red) segera dimulai. Kami para pedagang sudah menanti,’’ tutur pedagang beras itu.
Sebagaimana diketahui, wacana pembangunan Pasar Kota, TBS, dan Taman Rajekwesi pada 2026 mendatang, mencuat beberapa kali dalam tahun ini.
Wabil khusus pembangunan Pasar Kota, itu secara terang disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat dialog dengan para pedagang pasar setempat awal Agustus 2025.
Perihal pembangunan Taman Rajekwesi, diutarakan cukup tegas oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam agenda Ngopi Bareng di taman tersebut awal Mei 2025. (sab/kza)

