BOJONEGORORAYA — Dugaan bahwa ratusan siswa di Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (2/10/2025), ternyata benar.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro menyatakan, menu MBG dilahap para siswa SMAN 1 Kedungadem, MTs Plus Nabawi, dan SDN Tumbrasanom tersebut mengandung bakteri E. Coli.
Hal itu seusai Dinkes Bojonegoro menyelesaikan uji mikrobiologi atas sampel menu MBG dimaksud di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bojonegoro baru-baru ini.
Kepala Dinkes Bojonegoro Ninik Susmiati membenarkan hal itu. Dia menerangkan, bakteri E. Coli pada menu MBG disediakan SPPG Sidorejo dan SPPG Drokilo tersebut berasal dari air.
“Masalahnya (E. Coli, red) ada pada air yang digunakan SPPG. Cara pencucian ompreng dan alat masak kurang bersih,” ujarnya, Selasa (7/10/2025) sore.
Ninik sapaannya meneruskan, SPPG Sidorejo dan Drokilo sudah mendapatkan informasi perihal hasil uji laboratorium atas sampel menu MBG yang disediakan keduanya.
“Saat ini, dua SPPG itu masih berhenti beroperasi. Baru akan beroperasi jika sudah memenuhi rekomendasi kami,” terangnya.
Mantan Direkrut RSUD Padangan Bojonegoro itu menyebut, rekomendasi perlu dipenuhi SPPG Sidorejo dan SPPG Drokilo ialah memperbaiki sistem sanitasinya.
“Dan, mengantongi SLHS (Sertifikat Laik Higienis Sanitasi, red),” pungkas mantan Asisten Daerah III Setda Bojonegoro tersebut. (sab/kza)

