BOJONEGORORAYA – Sekolah di kecamatan pelosok juga banyak meloloskan siswa menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
SMAN 1 Kedungadem, Bojonegoro, terdapat 29 siswa masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Menunjukkan wilayah pelosok siswa-siswinya memiliki minat kuliah di kampus negeri.
Meski berjarak 32 kilometer (km) dari pusat perkotaan Bojonegoro, ternyata SMAN 1 Kedungadem mampu menunjukkan kualitas. Dan, menghidupkan gairah berkuliah.
“Sebanyak 29 peserta didik kami yang lolos SNBP tahun ini,” ungkap Kepala SMAN Kedungadem Mas Edy Masrur kepada Bojonegoro Raya, Selasa (31/3/2026).
Adapun, 29 siswa lolos SNBP dan menembus enam PTN. Meliputi Universitas Airlangga, Universitas Negeri Malang, hingga Universitas Negeri Surabaya.
Serta, terdapat yang lolos di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, UPN Veteran Jatim, dan UIN Sunan Ampel Surabaya.
Meski jumlah lolos SNBP turun sedikit dari tahun lalu, menurut Edy, jumlah tersebut masih stabil. Dan, memastikan bahwa sekolahnya secara kewilayahan termasuk jauh dari perkotaan.
“Menurun sedikit, tahun lalu ada 33 siswa. Dan, tahun ini 29 siswa. Paling banyak diterima di Unesa Surabaya. Jumlahnya sebanyak 20 siswa,” jelasnya.
Yang Belum Lolos, Masih Ada Peluang Jalur Lain Masuk PTN
Edy meminta para siswa yang lolos agar melanjutkan daftar ulang di kampus tersebut. Serta, mengingatkan agar tidak sampai berhenti di tengah jalan atau tidak daftar ulang.
Anjuran tersebut, menurut Edy, karena mengacu sebelumnya, ada satu hingga dua siswa yang lolos, ternyata tidak daftar ulang.
“Untuk yang belum lolos tetap berjuang. Dan, berusaha lolos di jalur lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masih ada peluang pada jalur lain bagi siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Misalnya, melalui jalur seleksi nasional berbasis tes (SNBT). Serta, jalur mandiri kampus.
Serta, ada jalur lain, dengan ikut seleksi pergururan tinggi kedinasan. Serta, perguruan tinggi swasta (PTS), kepolisian maupun TNI.
“Yang penting melanjutkan, jangan berhenti di ijazah SMA,” pintanya. (man/kza)


