Jurnalistik Bersemai di SMPN 1 Kalitidu Bojonegoro, Diminati Puluhan Pelajar

KONSENTRASI: Para pelajar SMPN 1 Kalitidu saat praktik menulis berita dalam pelatihan jurnalistik, Kamis (23/10/2025) pagi. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — SMPN 1 Kalitidu, Bojonegoro, menyadari pentingnya pengetahuan jurnalistik untuk dipahami para anak didiknya.

Belum lama ini, SMPN di tepi Jalan Raya Kalitidu—Ngasem itu membentuk Ekstrakulikuler Jurnalistik. Sedikitnya diikuti 30 pelajar. Kelas 7 dan 8.

Kamis (23/10/2025) pagi, SMPN 1 Kalitidu memberikan pelatihan jurnalistik untuk para pelajar yang tergabung dalam Ekstrakulikuler Jurnalistik itu.

Pelatihan jurnalistik dimaksud, diselenggarakan di ruang kelas 9A. Bertajuk “Menjadi Jurnalis Muda yang Kreatif dan Inovatif”.

Jurnalis Bojonegoro Raya Yusab Alfa Ziqin menjadi pemateri dalam pelatihan jurnalistik tersebut. Dia menyampaikan aneka materi jurnalistik dasar.

Di antaranya, apa itu berita, apa perbedaan antara informasi dengan berita, bagaimana menyusun berita, serta bagaimana cara jurnalis bekerja.

Jurnalis disertifikasi Dewan Pers sebagai Wartawan Madya itu juga menerangkan dasar-dasar foto jurnalistik. Menekankan foto jurnalistik ialah foto yang bercerita.

Para pelajar Ekstrakulikuler Jurnalistik SMPN 1 Kalitidu antusias mengikuti pelatihan itu. Bertanya ini dan itu. Yusab menjawab satu per satu. Interaktif.

Setelah sesi pemaparan materi, para pelajar Ekstrakulikuler Jurnalistik SMPN 1 Kalitidu tersebut berpraktik menulis berita. Mengguratkan karya.

Kayla, salah satu pelajar Ekstrakulikuler Jurnalistik SMPN 1 Kalitidu mengaku senang mengikuti pelatihan jurnalistik tersebut.

“Jadi semakin tahu apa itu berita. Ada praktek menulis berita juga. Seru,” ujar pelajar SMPN 1 Kalitidu masih kelas tujuh itu, Kamis (23/10/2025) siang.

Sementara, Plt. Kepala SMPN 1 Kalitidu Sucipto menyatakan senang para anak didiknya meminati jurnalistik. Menurut dia, hal itu sebuah kebanggaan.

Sejalan dengan tersebut, sudah sepatutnya SMPN 1 Kalitidu melakukan pembinaan atau memberikan pendidikan tambahan. Melalui ekstrakulikuler dan pelatihan.

“Anak didik kami punya minat dan talenta jurnalistik. Ekstrakulikuler dan pelatihan jurnalistik menjadi wadah yang kami sediakan untuk mereka,” tuturnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sidak PT Sata Tec Indonesia

Pendidik yang juga Kepala SMPN 1 Ngraho itu berharap, para anak didiknya mencecap setiap ilmu jurnalistik yang diberikan via ekstrakulikuler maupun pelatihan.

“Kami ingin mereka kian terampil soal jurnalistik. Biar menjadi jurnalis kecil di sekolah dan meraih prestasi di bidang jurnalistik,” imbuhnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!