Mahasiswa Norwegia Kunjungi Teksas Wonocolo, Kagumi Pertambangan Minyak Bumi Tradisional

KUNJUNGAN: Mahasiswa Norwegian University of Science and Technology melihat pertambangan minyak bumi tradisional di Teksas Wonocolo. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Sejumlah bule datang ke Bojonegoro. Asal Norwegia. Mahasiswa Norwegian University of Science and Technology.

Mereka berkunjung ke pertambangan minyak bumi tradisional di Teksas Wonocolo, Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Jumat (23/1/2026) pagi.

Pramuwisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro serta Pokdarwis Wonocolo, turun mendampingi.

Para mahasiswa dari Negeri Matahari Tengah Malam itu diajak melihat berbagai warisan geologi, sejarah, serta budaya di Teksas Wonocolo.

Mereka juga diajak menyaksikan dari dekat, bagaimana masyarakat menambang minyak bumi dari sumur-sumur tua, secara tradisional.

Tidak lupa, para mahasiswa  Norwegian University of Science and Technology jenjang magister itu juga diajak makan sego gulung, khas Desa Wonocolo.

Saiful, pramuwisata dari Disbupdar Bojonegoro mengatakan, para mahasiswa mancanegara itu senang selama berkunjung di Teksas Woncolo.

‘’Mereka kagum dengan pertambangan minyak bumi tradisional di sini,’’ ujarnya kepada Bojonegoro Raya, Jumat (23/1/2026) sore.

Sebab, para mahasiswa Norwegian University of Science and Technology itu baru pertama kali melihatnya secara langsung. Dari dekat pula.

‘’Kami juga senang dengan kunjungan mereka ke sini. Teksas Wonocolo dan Geopark Bojonegoro, kian dikenal di kancah internasional,’’ tuturnya.

Sebagaimana diketahui, ladang minyak bumi di Desa Wonocolo ditemukan pada 1868 silam. Mulai ditambang secara masif sejak 1894.

Serampung Indonesia merdeka, pertambangan minyak bumi peninggalan perusahaan Belanda itu dikelola masyarakat setempat. Hingga kini.

Pada 2016, pertambangan minyak bumi tersebut dibuka sebagai destinasi wisata. Diberi nama Teksas Wonocolo, menyaru Texas, Amerika Serikat.

Namun, wisata di Teksas Wonocolo bukan sekadar rekreatif. Juga edukatif. Menawarkan pengetahuan geologi, sejarah, hingga budaya.

Pada 2017, Teksas Wonocolo menjadi bagian dari Geopark Bojonegoro. Menjadi geosite yang perlu diorkestrasi sekaligus dikonservasi.

Baca Juga :  PLN ULP Bojonegoro dan PLN Icon Plus Sosialisasikan Layanan di Desa Trucuk

Kini, Geopark Bojonegoro termasuk Teksas Wonocolo berporses dilegitimasi internasional, berstatus UNESCO Global Geopark. (sab/kza)

error: Content is protected !!