Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Bojonegoro Hasilkan PAD Rp 95,7 miliar

ARAH: Salah petunjuk pembayaran PKB di Kantor Samsat Bojonegoro. (Foto: Yusab Alfa Ziqin/Bojonegoro Raya)

BOJONEGORORAYA — Kontribusi para pemilik kendaraan bermotor untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Bojonegoro, cukup besar.

Sepanjang 2025 kemarin, kontribusi mereka untuk PAD Pemkab Bojonegoro nyaris mencapai Rp 96 miliar. Persisnya, ada di angka Rp 95,7 miliar.

Kontribusi itu dari pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan pembayaran Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Pada 2024 ke bawah, Pemkab Bojonegoro tidak mendapatkan PAD dari PKB dan BBNKB sepeser pun. Seluruhnya masuk Pemprov Jawa Timur (Jatim).

Baru 2025 ini, Pemkab Bojonegoro mendapat PAD dari PKB dan BBNKB. Skemanya opsen. Buah amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022.

Sekretaris Bapenda Bojonegoro Dili Tri Wibowo membenarkan hal itu. 2025 ini tahun perdana Pemkab Bojonegoro menerima PAD dari PKB dan BBNKB.

Pejabat akrab disapa Dili itu merinci, PKB diterima Pemkab Bojonegoro sepanjang 2025 mencapai Rp 65,4 miliar. Melebihi target dipasang. Yakni, Rp 61,4 miliar.

Sedangkan, BBNKB diterima Pemkab Bojonegoro selama 2025, lanjut Dili, mencapai Rp 30,3 miliar. Melebihi target sebesar Rp 26,2 miliar.

‘’Total (PKB dan BBNKB, red) mencapai Rp 95,7 miliar. Melampaui target Rp 87,6 miliar,’’ ujarnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Rabu (14/1/2025) siang.

Berdasarkan capaian tersebut, Dili optimistis, kinerja Bapenda Bojonegoro dalam mengumpulkan PAD dari PKB dan BBNKB sudah maksimal.

‘’Tahun pertama (pemasukan PAD dari PKB dan BBNKB, red) ini kami kawal dengan komitmen tinggi. Sinergi baik dengan Bapenda Jatim juga menjadi kunci,’’ tuturnya.

Wujud komitmen plus sinergi itu, sosialisasi masif bergulir ke masyarakat, terbentuk pola ekosistem kerjasama maksimal, hingga mudahkan pembayaran secara digital dan integral.

‘’Bapenda Bojonegoro juga aktif menyediakan layanan Mobil Samsat Keliling dalam berbagai event di Bojonegoro,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Nurul Azizah Sidak SMAN 4 Bojonegoro, Respon Keluhan Ijazah Ditahan

Lebih lanjut, pejabat asal Magelang itu mengemukakan, atas semua kinerja tersebut, Pemkab Bojonegoro sampai meraih penghargaan nasional.

Tepatnya pada Agustus 2025, Pemkab Bojonegoro menerima penghargaan dari Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto.

‘’Pemkab Bojonegoro menjadi daerah dengan Program Unggulan Terbaik III, kategori Peningkatan Layanan PKB,’’ pungkasnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!