Pemkab Bojonegoro Raup Rp 1,19 miliar dari Sektor Pariwisata

SEMARAK: Para wisatawan saat melihat hiburan di objek wisata Kayangan Api, akhir 2025 lalu. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORORAYA — Sepanjang 2025, gairah pariwisata di Bojonegoro menunjukkan tren positif. Sejumlah objek wisata dikelola Disbudpar Bojonegoro, juga lebih semarak dikunjungi.

Dampak dari geliat pariwisata selama 2025 itu, Pemkab Bojonegoro meraup pendapatan sekitar Rp 1,19 miliar. Berasal dari delapan objek wisata.

Hal tersebut diutarakan Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Bojonegoro Amin Asrofin. Dia menyebut, pendapatan Rp 1,19 miliar itu termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Bojonegoro.

‘’Istilahnya PAD sektor pariwisata,’’ tuturnya saat dihubungi Bojonegoro Raya, Selasa (6/1/2026) siang.

Pejabat akrab disapa Amin itu meneruskan, PAD 2025 sektor pariwisata senilai Rp 1,19 miliar tersebut lebih tinggi jika dibandingkan PAD sektor pariwisata pada 2024 atau 2023 lalu.

‘’PAD sektor pariwisata pada 2024 sebesar Rp 859 juta. Pada 2023, sebesar Rp 1,06 miliar,’’ ungkapnya.

Tentu, lanjut Amin, pihaknya mensyukuri peningkatan PAD 2025 sektor pariwisata tersebut. Ke depan, gairah pariwisata akan terus ditingkatkan. Memacu jumlah kunjungan wisatawan.

‘’Kami upayakan pariwisata di Bojonegoro terus tumbuh. Menjadi bagian dari visi Bojonegoro bahagia, makmur, membanggakan,’’ pungkasnya. (sab/kza)

Baca Juga :  Bus DAMRI Diusulkan Tambah Rute Bojonegoro–Sarangan, Dishub Bojonegoro Sambut Baik
error: Content is protected !!