BOJONEGORORAYA — Sejumlah pelajar SMPN 4 Bojonegoro punya minat tinggi terhadap jurnalistik. Mereka juga tertarik menjadi jurnalis.
Hal itu mengemuka dalam pelatihan jurnalistik dan pengelolaan website yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Kamis (25/9/2025) pagi.
Dalam pelatihan di musala SMPN 4 Bojonegoro tersebut, ada 100 pelajar SMPN 4 Bojonegoro yang menjadi peserta. Terdiri dari kelas 7, 8, dan 9.
Yusab Alfa Ziqin menjadi narasumber pelatihan dimaksud. Jurnalis Bojonegoro Raya itu menerangkan apa itu berita, cara menulisnya, dan apa itu jurnalis.
Jurnalis lulusan Universitas Negeri Yogyakarta itu juga mengajak para pelajar setempat praktek menulis berita. Lantas, mengunggahnya ke website.

Cecilia, salah satu pelajar SMPN 4 Bojonegoro mengatakan, pelatihan jurnalistik dan pengelolaan website tersebut sangat menarik.
Melalui pelatihan yang diselenggarakan Disdik Bojonegoro itu, dia mendapat pengetahuan baru tentang berita, cara menulisnya, dan apa itu jurnalis.
“Saya tertarik menjadi jurnalis. Sepertinya keren dan seru,” tuturnya, Kamis (25/9/2025) pagi.
Laila Fajriyatin, salah satu guru SMPN 4 Bojonegoro yang mendampingi, bersyukur para anak didiknya dapat pengetahuan baru ihwal jurnalistik.
Laila sapaannya berterima kasih kepada Disdik Bojonegoro atas pelatihan jurnalistik dan pengelolaan website untuk para anak didiknya tersebut.
Dia meneruskan, jurnalistik memang diminati sejumlah pelajar SMPN 4 Bojonegoro. Sebab itu, ada ekstrakulikuler jurnalistik di SMPN 4 Bojonegoro.
“Ada ekstrakulikuler jurnalistik di sekolah kami ini. Punya majalah juga. Terbit satu semester sekali,” jelasnya.
Majalah produk ekstrakulikuler jurnalistik itu, kata Laila, namanya 4UMagazine. Isinya artikel karya para pelajar dan guru SMPN 4 Bojonegoro.
“Setelah pelatihan ini, semoga pelajar kami kian paham jurnalistik. Majalahnya semakin baik,” tuturnya. (sab/kza)


