Perhutani dan Pemkab Bojonegoro Sepakat Kerja Sama Optimalkan Pemanfaataan Kawasan Hutan

27/05/2025
KERJA SAMA: Setyo Wahono dan Natalas Anis Harjanto usai meneken nota kesepakatan kerja sama pemanfaatan kawasan hutan, Selasa (27/5/2025). (Foto: Pemkab Bojonegoro)

BOJONEGORORAYA — Perhutani dan Pemkab Bojonegoro sepakat melangsungkan kerja sama dalam mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan di Bojonegoro.

Kesepakatan antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pemkab Bojonegoro itu termaktub dalam Nota Kesepakatan tentang Pemanfaatan Kawasan Hutan Perhutani di wilayah Bojonegoro.

Diteken Direktur Operasi Perhutani Natalas Anis Harjanto dan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono di Kantor Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur (Jatim), Selasa (27/5/2025).

Disaksikan langsung oleh Kepala Perhutani Divre Jatim Wawan Triwibowo dan jajarannya. Juga, para pejabat teras dan kepala dinas Pemkab Bojonegoro yang bersangkutan.

Direktur Operasi Perhutani Natalas Anis Harjanto menyampaikan, Nota Kesepakatan yang rampung diteken tersebut bukan sekadar dokumen administratif.

Tetapi, tonggak penting memperkuat sinergi antara Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan negara, dengan Pemkab Bojonegoro sebagai pemangku kepentingan daerah.

Perhutani, kata dia, sangat berkepentingan dengan kolaborasi itu. Sebab, Perhutani akan sangat terbantu dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara lebih optimal di Bojonegoro.

Adapun, objek dalam Nota Kesepakatan antara Perhutani dan Pemkab Bojonegoro adalah kawasan-kawasan hutan wilayah kerja Perhutani Divre Jatim yang tersebar di Bojonegoro.

Kawasan-kawasan itu berada di enam Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH). Di antaranya KPH Bojonegoro, KPH Padangan, KPH Parengan, KPH Jatirogo, KPH Ngawi, dan KPH Saradan.

“Banyak potensi di wilayah KPH Perhutani yang bisa diberdayakan. Mari kita manfaatkan. Namun, tetap mematuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku,” ujarnya, Selasa (27/5/2025).

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono berterima kasih atas adanya pakta antara Perhutani dan Pemkab Bojonegoro perihal optimalisasi pemanfataan kawasan hutan itu.

Bersama stakeholders terkait, pemanfaatan kawasan hutan di Bojonegoro akan dikawal ketat, baik, dan sesuai. Menguntungkan masyarakat, Perhutani, dan Pemkab Bojonegoro.

Baca Juga :  Air Diduga Bercampur Gas Menyembur di Kanor, DLH Beber Hasil Pemeriksaan

“Perhutani dan Pemkab Bojonegoro perlu bersinergi lebih solid. Bekerjasama mengelola hutan. Membangun Bojonegoro yang bahagia, makmur dan membanggakan,” ujarnya. (sab/kza)

error: Content is protected !!