BOJONEGORORAYA – Selepas mengunjungi agrowisata Kebun Belimbing, Rabu (11/6/2025) siang, Tim Revalidasi Geopark Bojonegoro bergeser ke barat.
Mereka menilik Penangkaran Rusa di Desa/Kecamatan Malo, Bojonegoro. Di kompleks Kantor Perhutani, BKPH Malo, KPH Parengan.
Di biosite tersebut, Hanang Samodra, Mirawati Sudjono, Meliawati Ang, dan Arief Prabowo didampingi para terkait. Termasuk, pejabat Perhutani setempat.
Mereka melihat dan mengamati bagaimana rusa-rusa ditangkar dan dipelihara. Bagaimana rusa-rusa endemik Jawa itu langgeng hidup.
Dalam kunjungan itu, salah satu anggota tim revalidasi yakni Mirawati Sudjono menyampaikan banyak hal kepada pengelola Penangkaran Rusa.
Di antaranya, Mirawati Sudjono menghimbau agar ada papan informasi yang isinya lebih edukatif di Penangkaran Rusa tersebut.
Tidak hanya mengemukakan hal-hal umum tentang Penangkaran Rusa. Namun, juga lebih variatif dan mendetail.
Misalnya, dari mana asalnya, apa dan bagaimana makan-minumnya, hingga seperti apa kembang biaknya. Itu mesti diinformasikan untuk pengetahuan.
Mirawati Sudjono juga berharap, pengelolaan Pengakaran Rusa di Malo itu digarap lebih baik lagi. Secara visual maupun substansial.
‘’Penangkaran rusa di Finlandia bisa jadi contoh. Itu bagus sekali. Bisa jadi referensi,’’ tuturnya.
Namun demikian, Mirawati Sudjono menilai, Penangkaran Rusa di Malo sudah layak menjadi biosite Geopark Bojonegoro.
‘’Menjadi daya tarik lain dari Geopark Bojonegoro,’’ pungkasnya. (sab/kza)


